Home News CFD Bogor Libur! Ada Pasar Kaget Takjil & Kuliner Spesial Ramadan
News

CFD Bogor Libur! Ada Pasar Kaget Takjil & Kuliner Spesial Ramadan

Share
Share

EventBogor.com – Bulan suci Ramadan membawa nuansa kehangatan dan perubahan dalam rutinitas sehari-hari, tak terkecuali di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah setempat telah mengambil langkah adaptif dengan meniadakan sementara kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Tegar Beriman. Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika masyarakat selama bulan puasa, serta upaya memberikan ruang yang lebih baik bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus beraktivitas.

Kebijakan ini, yang berlaku selama kurang lebih 30 hari selama bulan Ramadan 1447 Hijriah, menjadi perhatian utama karena dampaknya yang signifikan bagi masyarakat dan para pedagang yang selama ini menggantungkan hidupnya pada kegiatan CFD. Namun, di balik peniadaan CFD, tersimpan solusi cerdas yang dirancang untuk menjaga denyut nadi ekonomi tetap berdetak, bahkan lebih semarak, selama bulan penuh berkah ini.

Ramadan Tiba, CFD Berhenti, UMKM Tetap Berjaya

Penyesuaian terhadap kegiatan CFD di Kabupaten Bogor bukanlah sebuah keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa langkah ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari perubahan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga kebutuhan para pelaku UMKM. Tujuannya jelas, untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif dan nyaman bagi seluruh pihak. Dengan ditiadakannya CFD, pemerintah daerah berupaya memberikan ruang yang lebih terfokus dan teratur bagi para pedagang kecil untuk menjajakan dagangannya.

BACA JUGA :  DPR dan Pemerintah Sepakat Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

“Jadi CFD di hari Minggu kita hentikan sementara selama 30 hari. Sebagai gantinya, para pelaku UMKM kita siapkan dua lokasi,” ujar Rudy Susmanto, yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung geliat ekonomi lokal. Keputusan ini juga sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama para pelaku UMKM yang sering kali menjadi tulang punggung perekonomian keluarga.

Dua Titik Hangat: Pusat Kuliner Ramadan Hadir di Bogor

Sebagai pengganti CFD, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan dua lokasi strategis yang akan menjadi pusat kegiatan kuliner Ramadan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar dan masyarakat tetap dapat menikmati berbagai pilihan kuliner, khususnya saat menjelang waktu berbuka puasa dan setelah melaksanakan salat tarawih.

Lokasi pertama adalah kawasan Tegar Beriman, tepatnya di sekitar Masjid Baitul Faidzin. Di sini, pemerintah daerah akan mendirikan tenda-tenda permanen yang akan menjadi sentra penjualan takjil dan makanan khas Ramadan. Bayangkan, menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat dapat dengan mudah menemukan berbagai hidangan lezat untuk membatalkan puasa mereka, mulai dari kolak, es buah, gorengan, hingga berbagai makanan berat lainnya. Suasana yang ramai dan penuh keakraban pasti akan terasa di kawasan ini.

Lokasi kedua adalah jalur lingkar Stadion Pakansari, Cibinong. Pemerintah daerah sedang mengkaji penutupan satu jalur lingkar stadion untuk dimanfaatkan sebagai area khusus pedagang kaki lima. Rencana ini sangat menarik, karena memungkinkan pedagang berjualan sejak sore hari hingga malam hari. Masyarakat dapat menikmati suasana berbuka puasa yang berbeda di kawasan stadion, serta menikmati kuliner UMKM sambil berjalan-jalan setelah melaksanakan salat tarawih.

BACA JUGA :  Bola Resmi Piala Dunia 2026: TRIONDA

Dukungan Penuh untuk UMKM: Kunci Sukses Ramadan di Bogor

Kebijakan ini bukan hanya sekadar penyesuaian rutinitas, tetapi juga merupakan bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pelaku usaha kecil selama bulan Ramadan. Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memberikan keleluasaan kepada masyarakat untuk berdagang di beberapa titik yang telah ditentukan. Hal ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pada prinsipnya, saat bulan suci Ramadan kami ingin memberikan keleluasaan kepada masyarakat yang akan berdagang di beberapa ruas,” ungkapnya. Pemerintah daerah juga mengingatkan para pedagang untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan. Dengan demikian, diharapkan suasana Ramadan di Kabupaten Bogor akan semakin semarak, nyaman, dan tetap menjaga nilai-nilai kebersihan dan ketertiban.

Penyesuaian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor sangat responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan adanya solusi cerdas ini, diharapkan bulan Ramadan di Bogor akan menjadi momen yang lebih bermakna, penuh berkah, dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat.

Share

Explore more

Lifestyle

Gara-Gara Kecelakaan! Drakor ‘No Tail to Tell’ Bikin Geger, Kisah Cinta Gumiho & Pesepak Bola!

EventBogor.com – Dunia drama Korea kembali diramaikan dengan kehadiran serial terbaru yang langsung mencuri perhatian. ‘No Tail to Tell’, drakor bergenre fantasi romantis...

Related Articles
News

Bogor Hijau! Bupati Rudy Ajak Warga dan Investor Tanam Pohon Raksasa, Ada Apa?

EventBogor.com – Cisarua, suasana sejuk khas pegunungan seolah menjadi saksi bisu keseriusan...

News

Puncak Bogor Berbenah: Bupati Rudy Susmanto Siap Ubah Wajah Wisata Nasional!

EventBogor.com – Kabar gembira datang dari Kabupaten Bogor! Kawasan Puncak yang terkenal...

News

CFD Tegar Beriman: Kabar Gembira! PKL Bogor Bisa Jualan, Daftar Sekarang!

EventBogor.com – Cibinong, Kabupaten Bogor. Kabar baik bagi para pelaku usaha kecil...

News

Dana Hibah Rp40 Miliar di Bogor: Uang Rakyat untuk Prestasi atau ‘Bagi-bagi Kue’?

EventBogor.com – Kabar gembira sekaligus tantangan besar datang dari Kabupaten Bogor. Dinas...