EventBogor.com – Gempar! Dunia sepak bola Italia dikejutkan oleh penampilan spektakuler Como yang berhasil menyingkirkan Fiorentina dalam babak 16 besar Coppa Italia. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Artemio Franchi, Florence, pada Selasa malam waktu setempat ini menjadi panggung bagi Como untuk menunjukkan mental juara dan strategi jitu yang membuat mereka unggul dengan skor akhir 3-1.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar hasil pertandingan, tetapi juga sebuah pernyataan bahwa Como siap bersaing di level yang lebih tinggi. Mengingat Fiorentina adalah tim yang diperhitungkan, keberhasilan Como ini tentu menjadi sorotan utama bagi para pecinta sepak bola. Mari kita bedah lebih dalam bagaimana Como mampu menaklukkan La Viola, julukan untuk Fiorentina, dalam laga yang penuh drama ini.
Awal yang Mengejutkan: Fiorentina Unggul Cepat
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Fiorentina, yang bermain di kandang sendiri, langsung tancap gas. Mereka berhasil unggul cepat pada menit ke-7 melalui gol yang dicetak oleh Roberto Piccoli. Umpan matang dari Giovanni Fabbian berhasil dikonversi menjadi gol, membuat seisi stadion bergemuruh. Gol cepat ini tentu saja memberikan tekanan besar bagi Como. Fiorentina semakin percaya diri dengan terus menggempur pertahanan Como, memanfaatkan momentum awal yang menguntungkan.
Tekanan yang diberikan Fiorentina di awal pertandingan sempat membuat Como kesulitan mengembangkan permainan. Namun, seperti yang akan kita lihat, Como tidak menyerah begitu saja. Mereka justru menunjukkan mental baja dan mampu bangkit dari ketertinggalan, memberikan kejutan yang tak terduga.
Kebangkitan Como: Mental Juara dan Strategi Cerdas
Meskipun tertinggal, Como tidak panik. Pelatih Cesc Fabregas, yang juga merupakan legenda sepak bola, terlihat tenang memberikan instruksi kepada anak asuhnya. Perlahan tapi pasti, Como mulai menemukan ritme permainan. Mereka mulai menerapkan strategi pressing agresif di lini tengah, yang terbukti efektif untuk meredam serangan-serangan Fiorentina. Skema ini memaksa Fiorentina kehilangan penguasaan bola dan kesulitan membangun serangan.
Perjuangan Como membuahkan hasil pada menit ke-20, ketika Sergi Roberto berhasil mencetak gol penyeimbang. Gol ini tercipta dari memanfaatkan bola rebound di kotak penalti. Gol ini menjadi titik balik bagi Como. Mereka semakin percaya diri dan berani memainkan garis pertahanan lebih tinggi. Hal ini membuat Fiorentina kesulitan mengembangkan permainan dan menciptakan peluang.
Babak Kedua: Como Menggila dan Memastikan Kemenangan
Memasuki babak kedua, Como semakin menunjukkan dominasinya. Mereka terus menekan pertahanan Fiorentina dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Sebuah peluang emas sempat tercipta ketika tembakan keras dari Maxence Caqueret memaksa kiper Fiorentina, Oliver Christensen, melakukan penyelamatan gemilang.
Momen krusial terjadi pada menit ke-60. Nico Paz, dengan tenang, melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan oleh kiper Fiorentina. Gol ini membuat Como berbalik unggul 2-1 dan semakin mengendalikan jalannya pertandingan. Fiorentina mencoba bangkit dan menyamakan kedudukan, namun solidnya pertahanan Como membuat mereka kesulitan menembus gawang. Bahkan, Como berhasil menambah keunggulan mereka menjadi 3-1, yang mengunci kemenangan mereka atas Fiorentina.
Kemenangan ini adalah bukti nyata dari kerja keras, strategi yang matang, dan mental juara yang dimiliki oleh Como. Mereka berhasil menunjukkan bahwa dalam sepak bola, segala sesuatu bisa terjadi. Kemenangan ini juga membuka peluang bagi Como untuk melangkah lebih jauh di Coppa Italia, dan tentu saja, semakin mengukuhkan nama mereka di kancah sepak bola Italia.