EventBogor.com – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor untuk memperkuat layanan kemanusiaan. Dukungan ini diwujudkan melalui dua langkah krusial: pencanangan Bulan Dana Kemanusiaan (BDK) tahun 2025 dan upaya percepatan akreditasi Unit Transfusi Darah (UTD) PMI. Keputusan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Bogor.
Mengapa ini penting? Karena layanan kemanusiaan, khususnya penyediaan darah yang aman dan berkualitas, adalah fondasi penting bagi sistem kesehatan yang berfungsi dengan baik. Akreditasi UTD, misalnya, memastikan bahwa proses pengambilan, pengolahan, dan penyimpanan darah memenuhi standar internasional, sehingga keselamatan pasien terjamin. Sementara itu, BDK menjadi sumber daya vital untuk membiayai berbagai program kemanusiaan, seperti bantuan pendidikan dan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan.
Bulan Dana Kemanusiaan 2025: Semangat Gotong Royong untuk Bogor yang Lebih Baik
Pencanangan Bulan Dana Kemanusiaan (BDK) tahun 2025 menjadi momen penting yang menandai dimulainya gerakan penggalangan dana dari masyarakat untuk masyarakat. Bupati Rudy Susmanto, bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran PMI Kabupaten Bogor, secara resmi membuka kegiatan ini. Ini bukan hanya acara seremonial, tetapi juga cerminan dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ingin terus dipupuk di Kabupaten Bogor.
Bupati Rudy Susmanto menekankan pentingnya BDK sebagai wujud nyata dari komitmen bersama dalam memperkuat layanan kemanusiaan. “Kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat layanan kemanusiaan, dan meningkatkan kualitas pelayanan darah bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkapnya dengan penuh semangat. Dana yang terkumpul dari BDK akan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan di sektor pendidikan dan kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam BDK memiliki dampak langsung dan nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Bogor.
Ketua PMI Kabupaten Bogor, Indra Fermanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari Bupati Rudy Susmanto, terutama terkait dengan penerbitan Surat Keputusan pelaksanaan BDK. Ia juga mengapresiasi penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor sebagai Ketua Pelaksana BDK PMI Tahun 2025. Penunjukan ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah daerah dalam mendukung PMI dan memastikan bahwa BDK berjalan efektif dan efisien.
Akreditasi UTD PMI: Prioritas untuk Kualitas Pelayanan Darah yang Prima
Selain pencanangan BDK, upaya percepatan akreditasi Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Bogor menjadi fokus utama. Akreditasi ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan kualitas dan keamanan pelayanan darah. Di Jawa Barat, hanya Kabupaten Bogor dan Kuningan yang UTD-nya belum terakreditasi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi PMI Kabupaten Bogor, mengingat batas waktu yang diberikan adalah November tahun ini.
Ketua PMI Kabupaten Bogor, Indra Fermanto, menjelaskan bahwa tim UTD PMI bekerja keras siang dan malam untuk memperbarui instalasi dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa darah yang didistribusikan kepada masyarakat berkualitas baik, aman, dan memenuhi standar kesehatan. Upaya ini meliputi perbaikan fasilitas, peningkatan sumber daya manusia, dan penerapan prosedur yang ketat sesuai dengan standar akreditasi. Dengan adanya akreditasi, masyarakat dapat lebih percaya diri dan yakin bahwa darah yang mereka terima aman dan telah melalui proses pengujian yang ketat.
Dampak dari akreditasi UTD sangat luas. Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat, akreditasi juga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan darah, serta mengurangi risiko penularan penyakit melalui transfusi darah. Hal ini sejalan dengan visi Bupati Rudy Susmanto untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Melalui dukungan yang kuat dari pemerintah daerah dan kerja keras dari PMI, Kabupaten Bogor diharapkan dapat segera mencapai akreditasi UTD dan memberikan pelayanan darah terbaik bagi warganya.