EventBogor.com – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Bogor. Setelah pencarian yang memakan waktu dua hari, tim gabungan akhirnya menemukan jasad seorang pria yang sebelumnya dilaporkan melompat ke Sungai Cisadane. Peristiwa tragis ini menggugah rasa keprihatinan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan mental.
Proses pencarian yang dilakukan sejak Rabu (8/10/2025) malam akhirnya membuahkan hasil. Jenazah korban ditemukan pada Jumat (10/10/2025) di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di Blok Kampung Pancur, Desa Cibeuteng Muara, Kecamatan Ciseeng. Lokasi penemuan berjarak sekitar 3 kilometer dari titik awal korban melompat, yaitu Jembatan Gerendong di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin.
Penemuan ini menandai akhir dari pencarian yang penuh harap sekaligus kepedihan. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, aparat kepolisian, dan relawan, bekerja keras menyusuri sungai yang deras, berharap menemukan korban dalam kondisi selamat. Namun, takdir berkata lain.
Kronologi Kejadian: Momen Tegang di Jembatan Gerendong
Peristiwa yang menggemparkan ini bermula ketika seorang pria, yang diketahui berasal dari Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berwarna hitam dengan nomor polisi B-3375-SYT. Ia berhenti di tengah Jembatan Gerendong pada Rabu malam sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut keterangan saksi mata, pria tersebut kemudian turun dari motornya dan tiba-tiba melompat ke sungai.
Saksi mata bernama Irfan, yang berada di lokasi kejadian, sempat berteriak dan berusaha melihat kondisi korban setelah melompat. Namun, derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan menjadi sangat sulit. Sepeda motor korban sendiri ditemukan masih terparkir di atas jembatan, menjadi saksi bisu dari peristiwa tragis tersebut.
Proses Pencarian yang Penuh Tantangan
Setelah menerima laporan, tim gabungan segera melakukan pencarian. Proses pencarian di Sungai Cisadane tidaklah mudah. Arus sungai yang deras, kedalaman air yang bervariasi, serta kondisi geografis yang sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat. Selain itu, cuaca yang kerap berubah-ubah juga turut mempersulit proses pencarian.
Tim SAR gabungan terus berupaya menyusuri sungai dengan menggunakan berbagai peralatan, termasuk perahu karet dan peralatan penyelam. Mereka juga melakukan penyisiran di sepanjang tepi sungai untuk mencari kemungkinan adanya petunjuk atau tanda-tanda keberadaan korban. Upaya keras ini akhirnya membuahkan hasil pada hari Jumat, ketika jasad korban ditemukan tersangkut di bebatuan di tengah sungai.
Penanganan Jenazah dan Dampak Peristiwa
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa oleh Polsek Rumpin untuk keperluan identifikasi dan penyerahan kepada pihak keluarga. Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, membenarkan penemuan korban dan menjelaskan bahwa proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja keras tim gabungan. Pihaknya juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
Peristiwa ini tentu saja meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan mencari bantuan jika mengalami kesulitan. Masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan saling mengingatkan akan pentingnya keselamatan.
Tragedi ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap sesama, serta selalu berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang.