EventBogor.com – Kabar menggembirakan sekaligus memprihatinkan datang dari wilayah perbatasan Kabupaten Bogor, tepatnya Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang. Di tengah harapan akan pelayanan kesehatan yang memadai, kebutuhan mendesak akan keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) menjadi sorotan utama. Situasi ini bukan hanya sekadar keluhan, melainkan cerminan nyata perjuangan masyarakat di daerah perbatasan untuk mendapatkan hak dasar mereka: akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Permasalahan ini mencuat ke permukaan berkat suara lantang dari Siti Aisyah, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP. Beliau dengan tegas menyuarakan aspirasi warga Desa Purasari yang merasa kurang mendapatkan perhatian dalam hal pelayanan kesehatan. Desa Purasari sendiri merupakan wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sukabumi. Hal ini semakin menggarisbawahi pentingnya kehadiran fasilitas kesehatan yang memadai di wilayah tersebut.
Desa Purasari: Antara Harapan dan Kenyataan Pelayanan Kesehatan
Desa Purasari, yang terletak di perbatasan Kabupaten Bogor-Sukabumi, menghadapi tantangan tersendiri dalam hal akses terhadap fasilitas kesehatan. Keterbatasan ini menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya kesehatan bagi kesejahteraan masyarakat. Kondisi geografis dan jarak tempuh yang jauh ke fasilitas kesehatan terdekat kerap menjadi hambatan bagi warga yang membutuhkan penanganan medis segera. Inilah yang melatarbelakangi dorongan kuat dari berbagai pihak untuk segera menghadirkan Pustu di desa tersebut.
Siti Aisyah menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh warganya, tanpa terkecuali, mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik. Pernyataannya ini bukan hanya sekadar retorika, melainkan cerminan dari komitmen untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. Lebih lanjut, ia menggarisbawahi urgensi pembangunan Pustu di Desa Purasari, sebagai solusi konkret untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Langkah Konkret: Pemkab Bogor Dituntut Bertindak Cepat
Dorongan untuk membangun Pustu di Desa Purasari bukan hanya berhenti pada tataran wacana. Siti Aisyah juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk segera mengambil langkah-langkah konkret. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan lokasi yang tepat dan mudah diakses oleh warga. Hal ini sangat penting untuk memastikan Pustu dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Ketersediaan lahan yang strategis akan memudahkan warga untuk menjangkau fasilitas kesehatan, terutama bagi mereka yang berada di pelosok desa. Selain itu, pemilihan lokasi yang tepat juga akan mempercepat proses pembangunan Pustu. Dengan adanya kesiapan lahan, Pemkab Bogor dapat segera menganggarkan dana untuk pembangunan Pustu dalam anggaran daerah. Ini merupakan langkah krusial yang akan menentukan realisasi harapan warga Desa Purasari.
Kepala Desa Purasari Angkat Bicara: Kebutuhan Mendesak Sudah Diakui
Menanggapi isu ini, Kepala Desa Purasari, Agus Soleh Lukman, turut angkat bicara. Ia mengakui bahwa desanya memang sangat membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan. Pengakuan ini semakin menguatkan urgensi pembangunan Pustu. Dukungan dari kepala desa menunjukkan bahwa masalah ini merupakan kebutuhan riil yang dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Dengan adanya Pustu, warga Desa Purasari diharapkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan mudah. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta membantu mencegah terjadinya masalah kesehatan yang lebih serius. Pustu akan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar, seperti pemeriksaan kesehatan, imunisasi, dan penanganan penyakit ringan. Kehadiran Pustu juga akan mengurangi beban fasilitas kesehatan yang lebih besar, seperti puskesmas dan rumah sakit.
Usulan pembangunan Pustu di Desa Purasari bukan hanya tentang membangun fasilitas fisik, tetapi juga tentang memenuhi hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Diharapkan, Pemkab Bogor segera menindaklanjuti aspirasi ini demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Bogor yang sehat dan sejahtera.