EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk berita, kabar menggembirakan datang dari Jawa Barat. Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dengan menggelar Panen Raya Serentak Kuartal III Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Jl. Letjen Mashudi Km 5, Kampung Tagog, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukawening, Garut ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan bukti nyata dari kerja keras dan sinergi yang luar biasa antara kepolisian, petani, dan pemerintah daerah.
Kehadiran langsung Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, beserta jajaran Pejabat Utama Polda Jabar dan Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, menjadi penegasan betapa pentingnya acara ini. Panen raya jagung kali ini bukan hanya simbol keberhasilan program, tetapi juga cerminan dari peran kepolisian yang semakin meluas, tidak hanya terbatas pada urusan keamanan, melainkan juga merambah ke sektor-sektor krusial seperti ketahanan pangan.
Jagung Melimpah: 7 Ton dari Lahan Percontohan
Panen raya kali ini dimulai dari lahan percontohan seluas 1,4 hektare yang menghasilkan sekitar 7 ton jagung. Jumlah ini tentu saja menggembirakan, namun yang lebih membanggakan adalah capaian secara keseluruhan. Melalui program pendampingan pertanian yang intensif, Polda Jabar berhasil mengumpulkan hasil panen jagung hingga mencapai 141 ton dari total lahan seluas 41 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat. Angka ini menjadi bukti konkret bahwa program yang dijalankan tidak hanya sekadar wacana, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para petani.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari upaya bersama, mulai dari memberikan pendampingan, mendorong, membimbing, hingga memfasilitasi masyarakat dalam mengoptimalkan lahan pertanian mereka. Polda Jabar tidak hanya hadir sebagai pengawal, tetapi juga sebagai mitra yang aktif dalam membangun ketahanan pangan.
Lebih dari Sekadar Keamanan: Peran Strategis Kepolisian
Program penanaman jagung ini adalah contoh nyata bagaimana kepolisian dapat berperan lebih dari sekadar menjaga keamanan. Dengan berkontribusi pada sektor ketahanan pangan, Polda Jabar turut serta dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau merupakan fondasi penting bagi stabilitas suatu negara. Oleh karena itu, langkah yang diambil Polda Jabar ini sangat strategis dan patut diapresiasi.
Sejak awal program, Polda Jabar tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga memberikan dukungan teknis dan finansial kepada para petani. Hal ini termasuk memberikan pelatihan tentang cara bercocok tanam yang baik, memberikan bantuan bibit dan pupuk, serta membantu pemasaran hasil panen. Semua upaya ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani.
Sinergi yang Membuahkan Hasil: Jawa Barat Siap Jadi Lumbung Jagung Nasional
Panen raya ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga momentum berharga untuk menegaskan kembali pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kemitraan yang kuat antara kepolisian, petani, dan pemerintah daerah akan menghasilkan dampak yang besar bagi kesejahteraan bersama. Keberhasilan panen jagung ini juga menjadi langkah awal bagi Jawa Barat untuk berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan swasembada jagung nasional pada tahun 2025.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak, Jawa Barat diharapkan dapat menjadi salah satu lumbung jagung nasional, memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan di seluruh Indonesia. Keberhasilan Polda Jabar ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa, menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk membangun kesejahteraan masyarakat.