EventBogor.com – Gemuruh Etihad Stadium menggema saat Manchester City memastikan satu tempat di final EFL Cup 2025/2026. Kemenangan telak 3-1 atas Newcastle United dalam laga leg kedua semifinal, Kamis (5/2/2026) dini hari WIB, menjadi bukti dominasi The Citizens. Hasil ini bukan hanya sekadar kemenangan, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa mereka adalah penantang serius untuk gelar juara. Kemenangan agregat 5-1 menjadi tiket emas bagi Manchester City untuk berduel dengan Arsenal di partai puncak. Pertandingan ini menjanjikan drama dan tensi tinggi, mengingat kedua tim memiliki ambisi besar untuk meraih trofi bergengsi tersebut.
Kemenangan ini menjadi bukti nyata bagaimana taktik brilian Pep Guardiola mampu meredam permainan Newcastle yang dikenal solid. Sejak peluit awal dibunyikan, Manchester City langsung tancap gas. Mereka tampil dengan determinasi tinggi, menggempur pertahanan Newcastle tanpa ampun. Strategi menyerang yang diterapkan membuahkan hasil instan, memberikan sinyal bahwa malam itu adalah milik Manchester City.
Aksi Gemilang Omar Marmoush: Pahlawan di Etihad
Omar Marmoush, pemain yang menjadi sorotan utama dalam laga ini, tampil sebagai bintang lapangan. Hanya tujuh menit setelah kick-off, ia membuka keunggulan bagi Manchester City. Gol cepat ini memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi skuad Guardiola, sekaligus membuat mental para pemain Newcastle sedikit goyah. Marmoush membuktikan ketajamannya dengan memanfaatkan situasi di kotak penalti, menaklukkan kiper Newcastle, Aaron Ramsdale, dan membawa City unggul 1-0.
Keunggulan tersebut semakin membakar semangat para pemain City. Mereka terus menggempur pertahanan Newcastle, memaksa lawan bermain bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan yang terus-menerus dilakukan City akhirnya membuahkan hasil manis. Marmoush kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-29. Gol keduanya tercipta lewat sundulan memanfaatkan kemelut di depan gawang, membuat skor berubah menjadi 2-0. Kehebatan Marmoush malam itu menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Newcastle.
Reijnders Mengunci Kemenangan, Agregat Semakin Jauh
Dominasi Manchester City tidak berhenti sampai di situ. Hanya tiga menit berselang, Tijjani Reijnders memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-32. Gol ini semakin mengukuhkan superioritas City di babak pertama dan membuat agregat menjadi 5-0 saat itu. Reijnders menunjukkan kelasnya dengan menyelesaikan peluang di dalam kotak penalti. Gol ini tidak hanya memperlebar jarak skor, tetapi juga menegaskan bahwa malam itu adalah milik Manchester City.
Meskipun unggul jauh, Manchester City tidak mengendurkan tempo permainan di babak kedua. Mereka terus mengontrol jalannya laga dengan penguasaan bola yang rapi dan sirkulasi cepat. Newcastle, di sisi lain, tampak kesulitan untuk mengembangkan permainan dan lebih banyak bertahan. Meskipun Newcastle berhasil mencetak satu gol hiburan, hal itu tidak mengubah dominasi Manchester City yang sudah terlanjur kokoh.
Menuju Final: Duel Sarat Gengsi Kontra Arsenal
Kemenangan ini mengantarkan Manchester City ke final EFL Cup 2025/2026, di mana mereka akan berhadapan dengan Arsenal. Pertandingan final nanti diprediksi akan menjadi duel sarat gengsi antara dua tim kuat yang sama-sama memiliki kualitas pemain dan taktik yang mumpuni. Pertemuan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Manchester City untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik.
Kemenangan atas Newcastle menjadi bukti bahwa Manchester City siap menghadapi tantangan apa pun. Mereka menunjukkan mental juara, determinasi tinggi, dan kemampuan untuk bermain dominan sejak awal pertandingan. Final nanti akan menjadi panggung bagi mereka untuk meraih trofi dan mengukir sejarah baru dalam dunia sepak bola.