Kebijakan ini, di satu sisi, adalah bentuk akomodasi positif dari MRT Jakarta terhadap penumpang yang berpuasa. Di sisi lain, ia memaksa kita untuk mengatur waktu dan memilih prioritas. Ini bukan hanya tentang makan, tapi tentang bagaimana kita memaknai ibadah di tengah kesibukan.
Kenapa Ini Penting Sekarang?
Di era serba cepat ini, waktu menjadi komoditas berharga. Kita ingin segalanya serba instan, termasuk dalam menjalankan ibadah. Kebijakan ini mengingatkan kita untuk memperlambat laju, menarik napas, dan menghargai momen. Ditambah lagi, ini adalah momen untuk merangkul kebersamaan. Perjalanan di MRT, yang biasanya individual, menjadi ruang berbagi, dimulai dari berbagi takjil hingga saling mengingatkan waktu.