EventBogor.com – Sabtu kelabu di Pamulang. Hujan deras tak kunjung berhenti, memaksa ratusan rumah warga menyerah pada banjir yang merajalela. Ketinggian air mencapai satu meter di beberapa titik, memaksa warga mengungsi dan berjuang menghadapi dampak bencana ini.

Banjir: Ketika Rumah Menjadi Pulau

Bayangkan Anda baru saja selesai makan malam. Tiba-tiba, air mulai merembes masuk dari bawah pintu. Beberapa saat kemudian, rumah yang Anda cintai berubah menjadi pulau di tengah lautan banjir. Itulah kenyataan pahit yang dihadapi warga Pamulang pada Sabtu lalu. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mencatat ada 10 titik banjir yang tersebar di beberapa kecamatan, dengan tujuh titik terparah berada di Pamulang.

Pamulang Indah dan Kisah Pilunya

Perumahan Bukit Pamulang Indah RW 04, Kelurahan Pamulang Timur, menjadi salah satu titik yang paling parah terdampak. Ketinggian air di sana berkisar antara 30 hingga 100 sentimeter, merendam sekitar 300 rumah warga. Bayangkan, 300 keluarga harus mengungsi, meninggalkan harta benda mereka yang terendam air. Belum lagi kekhawatiran akan penyakit yang mengintai pasca-banjir.

BACA JUGA :  Kursi Ketua DPRD DKI Berganti: Rapat Paripurna Digelar 30 April