Ganjil genap, yang kini ‘diistirahatkan’ sementara, sebenarnya punya tujuan mulia: mengurangi kemacetan dan emisi karbon. Aturan ini, yang didasarkan pada Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019, membatasi jumlah kendaraan di jalan berdasarkan angka terakhir plat nomor. Kendaraan dengan plat ganjil hanya boleh melintas pada tanggal ganjil, dan sebaliknya.
Apa Artinya Bagi Kantong Anda?
Lebih dari sekadar kemudahan, peniadaan ganjil genap juga punya dampak finansial. Anda tak perlu lagi khawatir membayar parkir di tempat yang jauh dari tujuan karena harus menghindari ruas jalan yang terkena aturan. Pengeluaran untuk transportasi pun bisa ditekan, terutama jika Anda biasanya menggunakan taksi atau transportasi online.
Konteks Lebih Luas: Libur Panjang dan Kepadatan Lalu Lintas