EventBogor.com – Udara segar pegunungan, rute sepeda yang menantang, dan senyum anak-anak. Itulah gambaran meriah dari gelaran Bupati Bogor Cup Tour Malasari Halimun Salak 2025 yang baru saja usai. Lebih dari sekadar balap sepeda, acara ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun desa, meningkatkan ekonomi, dan membuka harapan baru bagi masyarakat.
Bayangkan Anda adalah seorang anak di Desa Malasari. Dulu, jalan rusak membuat mimpi bersepeda ke sekolah terasa begitu jauh. Sekarang, dengan jalan yang mulus dan sepeda baru pemberian bupati, impian itu menjadi kenyataan. Ini bukan hanya tentang transportasi, ini tentang akses ke pendidikan, kebebasan bermain, dan semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Rangkaian Aksi Nyata di Kaki Gunung Salak
Acara ini bukan hanya soal fun bike. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menggelar berbagai kegiatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Road Bike dimulai dari Stadion Pakansari, sedangkan Fun Bike berlangsung di Lapangan Citalahab. Lebih dari itu, ada lomba konten video dan fotografi, bazar UMKM lokal untuk menggerakkan roda ekonomi, dan layanan kesehatan gratis. Sungguh, sebuah perhelatan yang dirancang untuk memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu momen paling berkesan adalah penyerahan 442 unit sepeda kepada masyarakat Desa Malasari. Rudy Susmanto menyadari betul, bahwa sepeda adalah kunci mobilitas bagi anak-anak sekolah. “Ini bukti nyata perhatian pemerintah,” ujarnya, menekankan pentingnya akses yang mudah ke pendidikan.
Lebih dari Sekadar Sepeda: Investasi Masa Depan
Pemerintah Kabupaten Bogor tidak berhenti di situ. Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, mereka juga menyiapkan bus jemputan sekolah yang akan mulai beroperasi September mendatang. Ini adalah langkah konkret untuk memastikan anak-anak Desa Malasari tetap bisa bersekolah dengan nyaman dan aman. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan, di mana pendidikan menjadi fondasi utama.
“Event-event seperti ini kami laksanakan di Malasari agar tercipta pemicu pertumbuhan ekonomi,” jelas Rudy Susmanto. Desa Malasari memiliki potensi luar biasa, mulai dari perkebunan teh warisan kolonial hingga keindahan alam Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Potensi ini perlu dikembangkan menjadi destinasi wisata kelas dunia.
Menggandeng Semua Pihak untuk Kemajuan Bersama
Pemkab Bogor juga menjalin kolaborasi dengan PT Sumi Asih dalam penataan kawasan perkebunan teh. Tujuannya jelas: menciptakan destinasi wisata yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Ini adalah visi besar, di mana pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rudy Susmanto menegaskan kembali komitmennya untuk membangun Kabupaten Bogor secara merata, sesuai dengan tagline “Kuta Udaya Wangsa.” Dari Malasari, semangat kebangkitan itu disuarakan. Sebuah pesan yang menggema: membangun Bogor, membangun Indonesia.
Lantas, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda melihat semangat yang sama di lingkungan sekitar Anda? Apakah kegiatan seperti ini mampu menginspirasi perubahan positif? Mari kita dukung upaya bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik.