EventBogor.com – Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Jumat (20/02/2026) menyisakan pekerjaan rumah yang tak kunjung usai. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menunjukkan, sebanyak 127 Rukun Tetangga (RT) di berbagai wilayah masih terendam banjir hingga petang hari. Kondisi ini menjadi pengingat pahit, sekaligus alarm bahaya yang perlu segera diatasi.

Jakarta Timur: ‘Kolam’ Terbesar

Bayangkan, Anda baru saja selesai bekerja, ingin segera pulang ke rumah. Namun, apa yang Anda temukan? Rumah Anda, atau bahkan jalan menuju rumah, masih terendam banjir. Inilah yang dialami warga Jakarta, khususnya di Jakarta Timur, di mana banjir mencapai ketinggian hingga 1,5 meter. Sebuah angka yang menggambarkan betapa parahnya situasi saat ini.

Menurut data BPBD DKI Jakarta yang dirilis pukul 18.00 WIB, Jakarta Timur menjadi wilayah paling terdampak. Sebanyak 45 RT di 5 kelurahan terendam banjir. Ini bukan hanya soal genangan air biasa, tapi juga potensi kerugian materiil dan gangguan aktivitas sehari-hari yang tak terhindarkan. Belum lagi, risiko kesehatan yang mengintai pasca banjir surut.

Jakarta Selatan dan Barat: Tak Kalah ‘Basah’

Bukan hanya Jakarta Timur yang berjuang. Di Jakarta Selatan, 48 RT dari 13 kelurahan juga merasakan dampak banjir, dengan ketinggian air antara 30 cm hingga 1 meter. Sementara itu, di Jakarta Barat, 33 RT di 6 kelurahan ikut terendam, dengan ketinggian air yang bervariasi antara 30 hingga 80 cm. Meskipun tak separah Jakarta Timur, dampak banjir tetap signifikan bagi warga.

BACA JUGA :  Ponpes Al Khoziny Dibangun Ulang Pakai Dana APBN: Fakta Lengkap Buat Kamu