Dugaan adanya oknum Dishub yang membekingi juru parkir liar bukanlah isapan jempol. Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, bahkan menyebutkan adanya indikasi kuat keterlibatan. Juru parkir liar yang terjaring razia dilaporkan menggunakan atribut yang mirip dengan seragam resmi. Informasi awal menyebutkan, mereka mendapatkan tiket dan atribut dari seorang koordinator lapangan Dishub. Miris, bukan? Seharusnya, mereka yang bertugas menertibkan, malah menjadi bagian dari masalah.
Skenario Relatable: Mimpi Buruk Pengendara
Mari kita ambil contoh. Anda memarkirkan kendaraan di kawasan ramai, katakanlah di sekitar pusat perbelanjaan. Sepuluh menit kemudian, datang seorang petugas parkir ‘dadakan’ yang meminta tarif lebih tinggi. Anda protes, tapi mereka bersikeras. Akhirnya, Anda terpaksa membayar karena takut mobil Anda kenapa-kenapa. Atau, lebih buruk lagi, mereka menggunakan alasan ‘uang keamanan’ yang tidak jelas. Pengalaman seperti ini, yang sering dialami warga Jakarta, menjadi bukti nyata betapa pentingnya tindakan tegas dari pemerintah.