Pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa banyak pejabat yang aktif di media sosial? Jawabannya bukan cuma soal eksistensi. Sekda Ajat mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turut serta mengangkat citra positif Kabupaten Bogor di media sosial, baik melalui akun resmi maupun pribadi. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban publik, cara pemerintah berkomunikasi langsung dengan warganya. Ini juga berarti, setiap keluhan, aspirasi, bahkan pujian, punya ruang untuk didengar.
Agustus: Bulan ‘Super Tim’ untuk Bogor
Bulan Agustus ini, agenda pemerintah Kabupaten Bogor padat merayap. Mulai dari pembahasan Perubahan APBD 2025, penyusunan KUA-PPAS 2026, hingga realisasi program strategis. Ibarat sebuah tim sepak bola, bulan ini adalah saatnya ‘super tim’ Kabupaten Bogor menunjukkan performa terbaik. Ini bukan hanya soal anggaran, tapi juga tentang bagaimana anggaran tersebut bisa menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Fokus pada Kebutuhan Mendesak: Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan
Sekda Ajat menggarisbawahi pentingnya fokus pada pelayanan dasar masyarakat. Infrastruktur jalan yang mulus, layanan kesehatan yang mudah diakses, dan pendidikan berkualitas menjadi prioritas utama. Anggaran perubahan harus berpihak pada kebutuhan yang paling mendesak. Ini berarti, anggaran yang dianggap kurang krusial, akan dialihkan untuk menyelesaikan masalah yang benar-benar dirasakan warga.