EventBogor.com – Dini hari yang kelabu di Bekasi, Kamis (29/01/2026), diwarnai ledakan di Rumah Pompa Kali Mati, Margahayu. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkap penyebabnya: derasnya curah hujan yang memicu malfungsi pada mesin pompa air. Sebuah insiden yang mengingatkan kita pada kerentanan kota menghadapi musim hujan.
Ketika Hujan Menjadi Ancaman Nyata
Bayangkan, Anda baru saja terlelap, lalu suara gemuruh membangunkan. Ternyata, mesin pompa air yang seharusnya bekerja keras menyedot air banjir, malah meledak dan terbakar. Kejadian ini bukan hanya soal kerusakan mesin. Lebih dari itu, ini adalah alarm tanda bahaya. Kota Bekasi, dengan karakter wilayahnya yang rentan banjir, kini dihadapkan pada tantangan serius.
Konteksnya jelas: hujan deras mengguyur Bekasi sejak beberapa waktu lalu. Volume air di saluran dan sungai meningkat drastis. Mesin pompa, yang seharusnya menjadi garda terdepan penanggulangan banjir, justru mengalami kerusakan. Akibatnya? Potensi banjir semakin nyata, mengancam ribuan warga dan aktivitas ekonomi.
Apa Artinya Bagi Warga Bekasi?
Dampak langsungnya bisa sangat terasa. Jika pompa air tak berfungsi optimal, maka air dari DAS Rawalumbu berpotensi meluap. Kawasan strategis seperti Bumi Bekasi Baru, yang memang sudah dikenal rawan banjir, akan semakin terancam. Bayangkan rumah Anda tergenang, akses jalan terputus, dan aktivitas sehari-hari lumpuh. Tentu, ini bukan skenario yang kita inginkan, bukan?
Wali Kota Bekasi dengan sigap menginstruksikan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Tujuannya jelas: mencari solusi cepat, termasuk menyediakan pompa portabel tambahan. Langkah cepat ini krusial. Sebab, penanganan yang lambat akan memperparah situasi.
Lebih dari Sekadar Pompa Rusak
Insiden ini bukan cuma soal teknis. Ini tentang kesiapsiagaan, tata kelola kota, dan bagaimana kita beradaptasi dengan perubahan iklim. Kerusakan mesin pompa adalah gejala, bukan penyebab utama. Penyebab utamanya adalah curah hujan ekstrem yang semakin sering terjadi. Ini memaksa kita untuk berpikir lebih jauh. Apakah infrastruktur kita sudah cukup kuat? Apakah sistem drainase sudah memadai? Apakah kita semua, sebagai warga, sudah siap menghadapi tantangan ini?
Mari kita ambil pelajaran dari peristiwa ini. Mari kita dorong pemerintah untuk terus berbenah. Mari kita tingkatkan kesadaran, dan bersama-sama, kita jaga kota Bekasi agar tetap aman dan nyaman.