Contohnya, bayangkan jika pemerintah dan perusahaan tambang berinvestasi dalam pengembangan sektor pertanian atau pariwisata. Masyarakat bisa beralih profesi, mendapatkan penghasilan yang lebih stabil, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Ini bukan hanya tentang mencari pengganti mata pencaharian, tapi juga tentang membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
Kita belajar banyak dari sejarah emas Halimun. Bahwa sumber daya alam adalah berkah, namun juga bisa menjadi sumber konflik. Kuncinya adalah pengelolaan yang bijak, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Pertanyaannya, apakah kita sudah siap untuk itu?