EventBogor.com – Jakarta bersiap menyambut wajah baru! Program gentengisasi yang digagas pemerintah pusat akan segera dimulai di Menteng, Jakarta Pusat. Sebanyak 52 rumah warga akan direnovasi, mengganti atap seng dengan genteng. Tapi, apa sebenarnya makna di balik proyek ini? Dan, bagaimana dampaknya bagi warga Menteng?

Dari Seng ke Genteng: Lebih dari Sekadar Atap Baru

Bayangkan Anda berjalan-jalan di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Dulu, atap seng tampak mendominasi. Kini, perlahan tapi pasti, pemandangan itu akan berubah. Program gentengisasi bukan hanya soal mengganti atap, melainkan juga simbol perubahan. Sebuah upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga, sekaligus menata kawasan agar lebih layak huni dan memiliki nilai estetika yang lebih baik.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa program ini menyasar 52 rumah di tahap awal. Kementerian PKP RI akan bertanggung jawab penuh dalam proses renovasi. Ini bukan sekadar proyek fisik. Pemerintah juga berupaya mengintegrasikan penataan fisik kawasan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Apa Artinya Bagi Kantong Anda? (Dan Juga Warga Menteng)

Dampak ekonomi dari program ini sangat signifikan. Sebanyak 23 rumah yang direnovasi adalah tempat tinggal sekaligus lokasi usaha warga. Dengan atap baru yang lebih layak, diharapkan produktivitas usaha warga meningkat. Selain itu, 10 UMKM lain juga akan mendapat pembinaan, menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA :  Jakarta 'Tenggelam' Lagi: 22 RT dan Puluhan Ruas Jalan Terendam Banjir!