Lantas, apa strategi yang digunakan? Jawabannya adalah pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) DPD KNPI Kabupaten Bogor. Pokja ini melibatkan para Ketua Pengurus Kecamatan (PK) yang masa jabatannya telah berakhir. Ini adalah langkah cerdas untuk tetap melibatkan ‘pemain lama’ sekaligus menjaga kesinambungan program. Seperti halnya dalam dunia bisnis, pengalaman dan pengetahuan para senior sangat berharga. Wahyu Chaniago menjelaskan, “Karena memang secara legalitas, SK mereka itu sudah habis. Tapi tetap kami libatkan dengan strategi kami membentuk yang namanya Pokja DPD KNPI. Pokja ini di dalamnya adalah Ketua PK-nya.”
Pembentukan Pokja ini bukan hanya solusi sementara. Lebih dari itu, ini adalah bentuk legalitas sementara bagi pengurus lama untuk menjalankan agenda KNPI hingga pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di akhir tahun. Ini adalah bukti bahwa KNPI Bogor tak hanya berorientasi pada legalitas, tapi juga pada keberlangsungan program dan semangat juang pemuda.