Pemerintah Kabupaten Bogor tak hanya fokus pada pembangunan fisik huntap. Jaro Ade menegaskan bahwa penyediaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) juga menjadi prioritas. Ini artinya, akses jalan, air bersih, listrik, dan fasilitas umum lainnya akan turut dibangun. Pemulihan pasca bencana memang tak sesederhana membangun rumah. Butuh pendekatan komprehensif, mulai dari pemukiman, aspek ekonomi, hingga ketahanan pangan.
Menggandeng Semua Pihak: Sinergi untuk Ketahanan dan Keberlanjutan
Pemerintah daerah tak berjalan sendiri. Mereka menggandeng berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan. Salah satunya, Dinas Pertanian dilibatkan untuk memetakan potensi lahan dan kolaborasi. Koperasi Merah Putih di tiap desa juga dibentuk sebagai wadah penguatan ketahanan pangan. Masyarakat diajak terlibat aktif, bekerja sama dengan pihak Taman Nasional, TNI, dan Polri. Ini adalah bentuk nyata gotong royong, membangun kembali kehidupan yang lebih baik.