Di tengah keputusasaan, masih ada secercah harapan. Rano Karno bersyukur penerbangan langsung dari Riyadh, Arab Saudi, ke Indonesia oleh Garuda Indonesia tetap beroperasi. Inilah penyelamat bagi dirinya dan jemaah lainnya. Mereka bisa pulang pada 4 Maret 2026, meski dengan rasa lega bercampur haru.
Namun, jangan salah. Garuda Indonesia bukan hanya menjadi penyelamat bagi jemaah Indonesia. Warga Negara Asing (WNA) dari berbagai belahan dunia pun turut memanfaatkan maskapai kebanggaan kita ini. Bahkan, ada yang rela merogoh kocek hingga Rp28 juta hanya untuk biaya taksi dari Doha ke Riyadh, demi bisa terbang pulang ke negaranya melalui Garuda. Sebuah ironi sekaligus bukti betapa krusialnya konektivitas di saat krisis.