EventBogor.com – Gemuruh konflik geopolitik memang tak mengenal batas. Di tengah memanasnya situasi Timur Tengah, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, baru saja berbagi pengalaman umrah yang sarat drama. Bukan hanya soal ibadah, tapi juga perjuangan kembali ke Tanah Air di tengah penutupan jalur penerbangan. Kisah 38 ribu jemaah Indonesia yang tertahan menjadi bukti nyata bagaimana gejolak dunia bisa berdampak langsung pada kita.
Umrah di Saat Genting: Antara Ibadah dan Perjuangan
Bayangkan Anda sedang khusyuk beribadah di Tanah Suci, lalu tiba-tiba kabar tentang perang membahana. Itulah yang dialami Rano Karno. Berangkat umrah pada 24 Februari 2026, ia merasakan langsung dampak dari konflik Israel-AS vs Iran. Bukan hanya soal kekhawatiran, tapi juga kesulitan untuk kembali pulang. Penerbangan dari Doha International Airport, Qatar, ditutup, menjadi penghalang utama.