Coba bayangkan, Anda bisa bepergian jauh tanpa khawatir kehabisan daya, atau tak perlu panik saat ponsel Anda tak sengaja terkena air. Ini adalah fitur yang sangat berharga, terutama bagi mereka yang mengutamakan ketahanan dan keandalan.
‘Dosa’ di Balik Harga: Ketika Teknologi Terasa Ketinggalan Zaman
Inilah bagian yang paling krusial. Di harga Rp 12 jutaan di tahun 2026, ekspektasi terhadap sebuah ponsel sangat tinggi. Pengguna mengharapkan kecepatan transfer data super cepat, pengalaman gaming yang mulus, dan multitasking yang efisien. Sayangnya, di sinilah Motorola Edge 70 Fusion sedikit mengecewakan. Penyimpanan UFS 2.2 yang disematkan terasa lambat dibandingkan standar UFS 4.0 yang sudah menjadi ‘keharusan’ di kelasnya.
Apa dampaknya bagi Anda? Instalasi aplikasi besar akan terasa lebih lama, loading game berat tidak akan secepat kompetitornya, dan transfer file berukuran besar akan memakan waktu lebih banyak. Seolah-olah, Anda memiliki mesin jet di dalam bodi mobil klasik.
Kamera: Absennya Lensa Telephoto, Sebuah Kerugian?
Sektor kamera sebenarnya cukup menjanjikan, dengan sensor 50MP OIS dan ultrawide 13MP. Hasil jepretan pasti tajam dan detail. Namun, di rentang harga ini, absennya lensa telephoto (optical zoom) terasa sangat disayangkan. Kompetitor di kelas yang sama rata-rata sudah menawarkan kemampuan zoom optik yang mumpuni, memungkinkan Anda menangkap objek dari kejauhan tanpa kehilangan detail.