Mengapa ia bisa ‘tersesat’ hingga ke dekat permukiman? Diduga, macan tutul ini sedang mencari makan atau berpindah tempat tinggal. Naas, ia justru terjerat jebakan babi. Sebuah ironi, bukan? Satwa liar yang seharusnya bebas, justru terjebak dalam perangkap manusia.
TSI Turun Tangan: Upaya Penyelamatan yang Patut Diapresiasi
Proses evakuasi macan tutul ini melibatkan kerja sama apik antara BKSDA Bogor dan tim dari TSI. Direktur Utama TSI, Aswin Sumampau, menjelaskan bahwa tim Life Science TSI – yang terdiri dari dokter hewan, paramedik, dan kurator – turut ambil bagian untuk memastikan kondisi satwa tetap stabil. Ini bukan sekadar tindakan formalitas. Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap satwa liar yang membutuhkan pertolongan.