Pelanggaran Prinsip Demokrasi: Lebih dari Sekadar Prosedur
Bayangkan sebuah pemilihan umum yang tiba-tiba. Tanpa pemberitahuan, tanpa kejelasan aturan main, dan tiba-tiba saja ada pihak yang dinobatkan sebagai pemenang. Itulah yang dialami oleh lima komisariat HMI Bogor. Mereka menuding pelaksanaan Konfercab ke-VIII sarat dengan kejanggalan. Pemilihan pimpinan sidang yang serba mendadak, penetapan ketua umum yang dilakukan tanpa kuorum, dan persoalan legalitas Koordinator Steering Committee (SC) menjadi beberapa poin penting yang mereka soroti.
“Kami menyaksikan langsung bagaimana pimpinan sidang tiba-tiba dinyatakan terpilih,” ujar perwakilan dari salah satu komisariat, menggambarkan kekecewaan mereka. Bukan hanya itu, mereka juga menyoroti tindakan intimidatif dari unsur Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Cabang (MPK-PC) terhadap kader-kader yang berani menyuarakan kritik. Sungguh ironis, ketika semangat kebebasan berpendapat yang seharusnya dijunjung tinggi malah dikekang.