Modus ‘mapping’ adalah istilah yang kini akrab di telinga polisi. Ini adalah cara pelaku menyembunyikan dan mengambil narkoba tanpa bertemu langsung. Ibarat perburuan harta karun, pelaku menerima petunjuk lokasi penyimpanan. Namun, kali ini, ‘peta’ mereka terbaca oleh polisi. Dari hasil interogasi, terungkap bahwa RL dan A berencana mengambil sabu yang disembunyikan di semak-semak. Untungnya, polisi lebih sigap.
Bagaimana ‘Mapping’ Bekerja dan Mengapa Berbahaya?
Sistem ‘mapping’ memungkinkan transaksi narkoba tanpa tatap muka, menyulitkan penegakan hukum. Pelaku hanya perlu menerima informasi lokasi, mengambil barang, dan transaksi selesai. Dampaknya? Peredaran narkoba menjadi lebih sulit dikendalikan. Bayangkan, betapa mudahnya akses ke barang haram ini jika modus ini terus berkembang. Kasus di Tangerang ini adalah pengingat betapa pentingnya kewaspadaan kita.