Proyek sebesar ini tentu memiliki tantangan tersendiri. Cuaca ekstrem, keterbatasan lahan, dan koordinasi antar instansi adalah beberapa contohnya. Namun, semangat dan komitmen dari pemerintah serta dukungan dari masyarakat sangat dibutuhkan. Proyek ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita bersama.
Hingga Kamis, 9 April 2026, progres pengerukan lumpur telah mencapai 1.609 meter kubik. Angka ini adalah awal yang baik, namun perjalanan masih panjang. Kita berharap proyek ini berjalan lancar dan tepat waktu. Agar mimpi Jakarta bebas banjir, atau setidaknya lebih tahan banjir, bisa menjadi kenyataan.