Home News Makanan Bergizi Gratis: Antara Harapan & Ulat di Piring Warga Bogor
News

Makanan Bergizi Gratis: Antara Harapan & Ulat di Piring Warga Bogor

Share
Share

Contoh konkret: seorang ibu menyusui yang kesulitan ekonomi, sangat bergantung pada program ini. Bayangkan betapa kecewanya ia ketika makanan yang diharapkan, ternyata tidak layak. Ia terpaksa membuang makanan itu, menambah beban pengeluaran keluarga.

Apa yang Harus Dilakukan?

Pihak berwenang harus segera bertindak. Evaluasi menyeluruh terhadap dapur penyedia makanan adalah langkah pertama. Investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab masalah, serta perbaikan sistem pengawasan, menjadi keharusan.

Atek bahkan meminta agar operasional dapur tersebut dihentikan sementara hingga ada perbaikan menyeluruh.

“Kalau perlu ditutup dulu untuk evaluasi. Kalau tidak ada perubahan, lebih baik ditutup permanen agar tidak membahayakan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA :  Trump Siap Terapkan Tarif 100% untuk Film Luar Negeri
Share

Explore more

Tekno

HP Rp1 Jutaan 2026: Murah, Tapi Jangan Remehkan!

Realme C53: Jagoan Fotografi dengan Kantong Hemat Suka foto-foto dan ingin hasil yang detail tanpa harus keluar banyak uang? Realme C53 adalah pilihan...

Related Articles
News

Syafrin Liputo Calon Kuat Wali Kota Jaksel: Akankah Jakarta Selatan Berubah?

Dalam konteks ini, kepemimpinan yang kuat (strong leadership) menjadi kunci. Syafrin dituntut...

News

SDN Babakan 01 Tenjo: Ruang Kelas Ambruk 6 Tahun, Nasib Siswa Terkatung-katung?

Mungkin Anda berpikir, ‘Ah, itu urusan pemerintah.’ Tapi, ingatlah, pendidikan adalah investasi...

News

Jakarta Marathon 2026: 50 Ribu Pelari & Perayaan 5 Abad Kota

Jakarta bukan hanya sekadar kota, tetapi juga saksi bisu perjalanan sejarah bangsa....

News

Emak-Emak Ngamuk di Cibinong: Dagang Cireng Jadi Sasaran, Apa Penyebabnya?

Dibalik Kerusakan: Siapa yang Rugi? Tentu saja, pedagang cireng menjadi pihak yang...