Salah satu sorotan utama adalah rendahnya angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bogor, yang masih berkisar antara 8 hingga 9 tahun. Artinya, banyak anak-anak kita yang belum mampu menuntaskan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Ini ibarat mendaki gunung, baru mencapai separuh jalan sudah harus berhenti. Dampaknya? Keterbatasan akses terhadap peluang kerja, potensi kemiskinan yang berkelanjutan, dan tentu saja, hilangnya potensi generasi penerus yang unggul.