Empat jembatan rawayan di Kampung Panyindangan, Kuluwung, dan Samprok mengalami kerusakan berat. Sementara satu jembatan beton di Kampung Nagreg juga bernasib sama. Ketua RT 01 RW 05 Kampung Nagreg, Pak Murnai, menggambarkan betapa dampaknya terasa langsung: “Sekarang warga harus memutar lewat jembatan lain.” Sebuah perjalanan yang kini menjadi lebih panjang, lebih sulit, dan tentu saja, lebih memakan waktu.