Bencana ini bukan hanya soal infrastruktur. Lebih dari itu, ia adalah tragedi kemanusiaan. Banjir bandang juga menghancurkan permukiman warga. Sedikitnya lima rumah di Kampung Pangaur mengalami kerusakan parah. Bayangkan bagaimana rasanya kehilangan tempat bernaung, kehilangan harta benda, dan terpaksa meninggalkan segalanya.
Saat ini, warga yang terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Mereka harus memulai kembali dari nol, membangun kembali kehidupan yang sempat terhenti. Sebuah perjuangan yang membutuhkan dukungan, empati, dan uluran tangan dari kita semua.