Rano Karno Bertindak Cepat: Memperbaiki Metode Pemusnahan
Menanggapi kritik tersebut, Rano Karno bergerak cepat. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan para ahli untuk mencari metode pemusnahan yang lebih baik. “Pasti akan (diperbaiki), bahasanya mungkin harus dimatiin dulu,” kata Rano. Perubahan ini menunjukkan responsifnya pemerintah terhadap masukan dari masyarakat, khususnya terkait isu sensitif seperti etika dan agama.
Selain mengubah cara pemusnahan, Rano juga membuka opsi lain, yaitu mengolah ikan sapu-sapu menjadi arang, seperti yang pernah dilakukan di Brazil. Ini adalah langkah yang menarik, mengubah masalah menjadi potensi. Sebuah solusi kreatif yang bisa memberikan nilai tambah sekaligus menyelesaikan masalah lingkungan.