Beliau juga memastikan bahwa rapat penetapan jadwal tersebut sudah sah secara aturan alias kuorum karena dihadiri oleh perwakilan fraksi yang mencukupi.
Namun siapa sangka, penentuan tanggal ini rupanya sempat diwarnai adu argumen yang cukup alot di internal legislatif.
Sejumlah fraksi ternyata memberikan catatan khusus agar prosesi pergantian pimpinan tertinggi ini tidak dilakukan sembarangan dan harus disaksikan langsung oleh eksekutif.
Mereka berharap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bisa hadir langsung di ruangan paripurna untuk melihat proses transisi tersebut.