Eventbogor.com – Meski kita sudah hidup di era digital, banyak orang Jawa yang masih memegang erat tradisi penanggalan kuno, terutama saat menentukan momen penting seperti pernikahan atau membuka usaha.
Di bulan Mei 2026, kalender Jawa menunjukkan pergantian dari bulan Sela ke Besar dalam tahun 1959 Jawa, lengkap dengan weton, pasaran, dan tanggalan Hijriah yang bisa jadi panduan harian.
Bagi sebagian masyarakat, weton bukan sekadar penunjuk hari, tapi juga punya makna spiritual dan dipercaya bisa memengaruhi keberuntungan.
Weton sendiri merupakan gabungan dari hari dalam tujuh hari (Senin hingga Minggu) dan pasaran lima harian: Pahing, Pon, Legi, Kliwon, dan Wage.
Sementara itu, umat Muslim bisa memanfaatkan penanggalan Hijriah yang tercantum sebagai acuan ibadah, seperti puasa sunnah atau memilih hari baik untuk niat ibadah tertentu.
Di bulan Mei 2026, umat Islam memasuki akhir bulan Dzulqaidah dan memasuki Dzulhijah, yang merupakan bulan haji dan penuh keistimewaan.
Berikut adalah panduan lengkap harian untuk bulan Mei 2026, mulai dari tanggal masehi, weton, tanggal Jawa, hingga kalender Hijriah.
Jumat, 1 Mei 2026, jatuh pada weton Jumat Pon, tanggal 14 Sela 1959 Jawa, dan bertepatan dengan 13 Dzulqaidah 1447 H.
Sehari kemudian, Sabtu 2 Mei, masuk weton Sabtu Wage, tanggal Jawa 15 Sela, dan 14 Dzulqaidah di penanggalan Islam.
Minggu, 3 Mei, menunjukkan weton Minggu Kliwon, 16 Sela dalam penanggalan Jawa, serta 15 Dzulqaidah 1447 H.