NASA dan lembaga antariksa lainnya berencana memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumpulkan data ilmiah yang mendalam tentang komposisi dan perilaku asteroid tersebut.
Meski dijuluki ‘God of Chaos’, Apophis justru membawa peluang besar bagi kemajuan sains, bukan ancaman.
Pendekatan ini menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinantikan di akhir 2020-an, terutama bagi pencinta langit dan astronomi amatir.
Dengan perencanaan yang matang, pengamatan global terhadap lintasan Apophis bisa menjadi kolaborasi ilmiah yang menginspirasi generasi mendatang.
Untuk sekarang, masyarakat bisa mulai mencatat tanggalnya: 13 April 2029, hari ketika langit malam bisa menampilkan sesuatu yang luar biasa tanpa perlu alat bantu apa pun.