Home Lifestyle Hukum Berkurban Menurut Buya Yahya: Sunnah Muakkadah hingga Keringanan untuk Keluarga
Lifestyle

Hukum Berkurban Menurut Buya Yahya: Sunnah Muakkadah hingga Keringanan untuk Keluarga

Share
Share

“Setiap orang per orang disunahkan untuk menyembelih kurban,” tegasnya.

Namun, Buya Yahya juga menekankan bahwa Islam adalah agama yang penuh kemudahan.

Bagi keluarga yang belum mampu melaksanakan kurban untuk setiap anggotanya, ada keringanan dalam bentuk konsep sunnah kifayah.

Artinya, cukup satu anggota keluarga yang berkurban, maka gugurlah kewajiban sunnah tersebut bagi yang lain.

“Kalau semuanya tidak bisa, paling tidak minimal salah satu dari mereka menyembelih satu,” jelasnya.

Ini mirip dengan fardu kifayah, di mana jika sudah dilaksanakan oleh sebagian, maka yang lainnya tidak lagi dibebani.

Penjelasan Buya Yahya ini menjadi panduan penting menjelang Idul Adha 2026, terutama bagi umat Islam yang ingin memahami hakikat dan hukum berkurban secara lebih mendalam.

Dengan begitu, pelaksanaan kurban tidak hanya jadi rutinitas tahunan, tapi juga sarat makna dan keikhlasan sesuai tuntunan syariat.

BACA JUGA :  Bolehkah Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasan Buya Yahya
Share

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    Lifestyle

    Koleksi Kartu Ucapan Nyepi 2026 Gratis dari Canva untuk Status Media Sosial

    Apalagi di tengah keragaman budaya Indonesia, momen seperti Nyepi bisa jadi pengingat...

    Lifestyle

    Koleksi Kartu Ucapan Idul Fitri 2026 Gratis dan Praktis untuk Dibagikan Secara Digital

    Di luar soal tanggal, momen Lebaran tahun ini juga tetap kental dengan...

    Lifestyle

    Kumpulan Ucapan Selamat Mudik Lebaran 2026 yang Hangat dan Bermakna

    Bagi yang ingin lebih ringan, coba kirim, “Lebaran = pulang + keluarga...

    Lifestyle

    Doa Hari Terakhir Ramadan 2026: Amalan yang Dianjurkan Menjelang Idul Fitri

    Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh hari terakhir Ramadan, begitu...