Eventbogor.com – Memasuki hari terakhir bulan suci Ramadan, suasana kian kental dengan nuansa spiritual dan kekhusyukan.

Bagi umat Muslim, momen ini bukan sekadar penutup ibadah puasa, tapi juga kesempatan emas untuk meraih ampunan dan rahmat dari Allah SWT.

Tepat di hari ke-30 Ramadan 1447 H atau yang bertepatan dengan 2026 M, banyak yang memperbanyak ibadah, doa, dan dzikir sebagai bentuk rasa syukur telah diberi kekuatan menahan diri sepanjang bulan penuh berkah.

Kesempatan terakhir ini sering kali dimanfaatkan untuk memohon agar seluruh amalan selama Ramadan diterima dengan lapang dada dan tanpa cela.

Doa harian menjadi salah satu amalan ringan yang sangat dianjurkan, terutama di hari-hari terakhir puasa, karena diyakini doa-doa di bulan Ramadan lebih mudah dikabulkan.

Terlebih lagi, doa di penghujung Ramadan bukan cuma permohonan, tapi juga wujud rasa terima kasih karena masih diberi umur dan kesehatan untuk menjalani ibadah suci ini hingga akhir.

Berikut bacaan doa Ramadan hari ke-30 yang bisa diamalkan setelah menunaikan ibadah puasa, lengkap dengan teks Arab, transliterasi latin, dan artinya.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ بِالشَّكْرِ وَالْقَبُولِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بالأُصُولِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِينَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Allâhummaj’al shiyâmî fîhi bisysyukri wal qabûli ‘alâ mâ tardhâhur Wayardlâhurrasûlu muhkamatan furû’uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinâ muhammadin wa âlihit Al-Thâhirîn wal hamdu lillahi rabbil’âlamin.

BACA JUGA :  Ofero Hadirkan Monster Evo dan Carria 1 di PRJ 2026 dengan Karakter Berbeda

Artinya: Ya Allah, jadikanlah puasaku di bulan ini penuh rasa syukur dan diterima sesuai dengan keridhaan-Mu dan keridhaan Rasul-Mu, dengan cabang-cabangnya yang kokoh berdasarkan pondasi utama, demi kemuliaan junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya yang suci. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Doa ini bukan hanya permohonan agar ibadah diterima, tapi juga pengikat hati agar tetap istiqamah bahkan setelah Ramadan berlalu.

Banyak yang meyakini bahwa malam akhir Ramadan adalah salah satu momen penuh keberkahan, tak jauh berbeda dengan Lailatul Qadar.

Oleh karena itu, tak sedikit umat yang memilih untuk melakukan iktikaf, qiyamul lail, atau sekadar duduk berdzikir di masjid demi memperbanyak amal di saat-saat terakhir bulan suci.

Di tengah kesibukan persiapan menyambut Idul Fitri, penting untuk tidak melupakan esensi utama Ramadan: pendekatan diri kepada Allah, membersihkan jiwa, dan memperkuat hubungan dengan sesama.

Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan setiap Muslim bisa menutup bulan puasa dengan hati yang bersih, penuh harap, dan optimis bisa mempertahankan semangat ibadah di luar bulan Ramadan.

Sementara itu, bagi yang sudah mulai mencari informasi terkait pelaksanaan salat Idul Fitri, banyak daerah telah merilis lokasi dan waktu pelaksanaan, termasuk wilayah Depok yang menyediakan sekitar 29 titik tempat salat Id dari Muhammadiyah.

Waktu salat Id sendiri biasanya digelar pagi hari, setelah matahari terbit, sekitar pukul 06.30 hingga 07.30, tergantung posisi hilal dan keputusan resmi dari ormas Islam setempat.

BACA JUGA :  5 Makanan yang Cocok Buat Temen Diet Sehat Kamu

Namun, yang tak kalah penting dari sekadar mencari tempat dan waktu, adalah menjaga kesucian hati dan semangat silaturahmi saat hari kemenangan tiba.

Sebab, Idul Fitri bukan cuma soal saling maaf-maafan, tapi juga momen untuk kembali suci seperti bayi yang baru lahir.