Eventbogor.com – Persoalan bangunan sekolah yang memprihatinkan kembali mencuat dari wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Setelah kondisi SDN Cadas Leueur di Desa Bantarkaret menjadi sorotan karena siswa terpaksa belajar di bawah tenda terpal, kini giliran SDN Sukamaju 08 di Desa Kalongliud yang menghadapi persoalan serupa.
Kondisi bangunan sekolah tersebut bahkan membuat pihak sekolah harus mengambil langkah darurat. Sejumlah bagian plafon yang dikhawatirkan runtuh kini ditopang menggunakan batang bambu agar tetap bertahan. Kondisi itu menjadi gambaran betapa rapuhnya fasilitas pendidikan yang setiap hari digunakan siswa untuk belajar. Ancaman keselamatan pun membayangi aktivitas belajar mengajar, terutama ketika hujan turun.
Pihak sekolah mengaku tak bisa berbuat banyak selain meningkatkan kewaspadaan. Dalam kondisi tertentu, siswa bahkan disarankan meninggalkan ruang kelas dan pulang lebih awal demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Kepala SDN Sukamaju 08, Tintin, mengatakan kondisi bangunan sekolah membuat dirinya dan para guru terus dihantui kekhawatiran. Sebab, kerusakan yang terjadi dikhawatirkan dapat memicu bangunan ambruk sewaktu-waktu.
