Eventbogor. com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) sebanyak 13. 000 unit pada tahun 2026. Program ini merupakan salah satu revitalisasi rutilahu terbesar karena dibiayai melalui kolaborasi APBN dan APBD.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan, kuota bantuan dari pemerintah pusat bertambah dari sekitar 6. 700 unit menjadi 8. 000 unit. Sementara Pemkab Bogor menambah alokasi melalui APBD, sehingga total rumah yang akan diperbaiki tahun ini mencapai 12.
000-13. 000 unit. Rudy memastikan kemampuan fiskal daerah masih sanggup membiayai program tersebut. Menurutnya, beban APBD tidak terlalu berat karena mayoritas pembiayaan ditanggung pemerintah pusat, sedangkan pelaksanaannya melibatkan masyarakat.
Meski begitu, Rudy mengakui program tersebut belum mampu menghapus seluruh rutilahu di Kabupaten Bogor. Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Permukiman, masih terdapat sekitar 24 ribu rumah yang masuk kategori tidak layak huni dan jumlahnya terus berubah. Pemkab Bogor menegaskan penanganan rutilahu akan terus dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan agar semakin banyak warga yang mendapatkan rumah yang layak huni.
