Home News Gempar Isu Pemerasan di Lapas Gunung Sindur: Fakta Mengejutkan Terungkap!
News

Gempar Isu Pemerasan di Lapas Gunung Sindur: Fakta Mengejutkan Terungkap!

Share
Share

EventBogor.com – Kabar mengejutkan beredar luas di media sosial dan beberapa portal berita tentang dugaan pemerasan yang terjadi di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur. Kabar ini melibatkan seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bernama Rizki Putra Dewa. Namun, setelah dilakukan investigasi mendalam, Kepala Lapas (Kalapas) Gunung Sindur, Wahyu Indarto, dengan tegas membantah kebenaran rumor tersebut, menyatakan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks.

Kabar ini tentu saja menjadi perhatian serius, mengingat isu pemerasan di lingkungan lembaga pemasyarakatan dapat merusak citra penegakan hukum dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Oleh karena itu, klarifikasi dari pihak lapas sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Keluarga WBP Angkat Bicara: Pemerasan? Tidak Ada!

Untuk meredam isu yang berkembang, Kalapas mengundang perwakilan keluarga Rizki Putra Dewa, termasuk ibu kandung dan dua adiknya, untuk memberikan klarifikasi langsung. Dalam pertemuan tersebut, ibu kandung Rizki Putra Dewa dengan tegas membantah adanya pemerasan yang dilakukan oleh oknum petugas atau tamping lapas. Ia menyatakan bahwa informasi tersebut beredar tanpa sepengetahuannya dan tidak pernah ada permintaan uang dengan iming-iming apapun.

Pernyataan ini tentu saja menjadi kunci dalam mengungkap kebenaran di balik rumor tersebut. Dengan adanya pengakuan langsung dari pihak keluarga, kepercayaan publik terhadap lapas perlahan mulai pulih. Namun, bagaimana sebenarnya uang yang dituduhkan itu digunakan?

BACA JUGA :  Kementerian Sosial Perbarui Skema Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Dua Jalur Utama

Uang Untuk Bayar Utang: Mengungkap Motif Sebenarnya

Kalapas menjelaskan lebih lanjut bahwa informasi yang beredar berasal dari seseorang yang mengklaim Rizki Putra Dewa memiliki utang dan membutuhkan uang untuk keluar dari strap sel. Setelah diklarifikasi oleh Rizki Putra Dewa sendiri, terungkap bahwa uang tersebut sebenarnya diminta sebagai alasan untuk mendapatkan uang dari mantan pacarnya. Uang tersebut digunakan untuk membayar utang pribadi Rizki, bukan untuk membebaskannya dari hukuman.

Kasus ini menunjukkan betapa mudahnya informasi disalahartikan dan disebarkan, terutama di era digital saat ini. Oleh karena itu, klarifikasi dan konfirmasi dari sumber yang berwenang sangat penting untuk mencegah penyebaran berita bohong.

Permohonan Keluarga dan Tindakan Lapas

Ibu kandung Rizki Putra Dewa juga menyampaikan permohonan kepada pihak lapas agar putranya dapat dikeluarkan dari strap sel atau dipindahkan. Menanggapi permohonan tersebut, Kalapas menyatakan bahwa berdasarkan pertimbangan kemanusiaan, mereka akan memenuhi permintaan tersebut. Rizki Putra Dewa akan dikeluarkan dari strap sel, namun tetap berada di blok maksimum (blok D).

Keputusan ini menunjukkan komitmen lapas dalam menjalankan prinsip-prinsip kemanusiaan dan memberikan kesempatan kedua bagi warga binaan. Namun, hal ini juga harus disertai dengan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi pelanggaran tata tertib kembali.

Pemeriksaan Internal: Upaya Menjaga Integritas

Menanggapi informasi yang dinilai menyesatkan, Lapas Gunung Sindur telah melakukan pemeriksaan internal menyeluruh. Pemeriksaan ini melibatkan staf KPLP dan warga binaan yang bersangkutan. Hasilnya, tidak ditemukan bukti adanya pemerasan, transaksi, maupun komunikasi yang mengarah pada tindakan penyimpangan oleh petugas. Hal ini menunjukkan bahwa lapas serius dalam menjaga integritas dan profesionalisme para petugasnya.

BACA JUGA :  Internet Indonesia: Mahal tapi Masih Lelet di ASEAN

Kalapas menegaskan bahwa uang yang dikirimkan ternyata digunakan untuk membayar utang pribadi antar warga binaan, bukan untuk kepentingan petugas. Hal ini menguatkan kesimpulan bahwa isu pemerasan adalah tidak benar.

Catatan Pelanggaran: Mengapa Rizki Putra Dewa Dihukum?

Sebagai informasi tambahan, pihak lapas mengungkapkan catatan pelanggaran tata tertib yang dilakukan oleh Rizki Putra Dewa. Pelanggaran-pelanggaran tersebut meliputi:

  • 28 Juni 2025: Kedapatan mengonsumsi minuman keras di kamar hunian.
  • 28 Agustus 2025: Diduga berusaha memasukkan dua unit handphone melalui pengunjung, namun tidak ditemukan barang bukti saat pemeriksaan ulang.
  • 15 Oktober 2025: Kembali kedapatan memiliki satu unit handphone dan dijatuhi hukuman disiplin berupa “tutup sunyi”.

Catatan pelanggaran ini memberikan gambaran tentang perilaku Rizki Putra Dewa selama berada di lapas. Hukuman yang diberikan adalah konsekuensi dari pelanggaran tata tertib yang dilakukannya. Hal ini juga menjadi pengingat bahwa tujuan utama lapas adalah untuk melakukan pembinaan dan perbaikan perilaku warga binaan, bukan sekadar memberikan hukuman.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya. Kepercayaan publik terhadap Lapas Gunung Sindur diharapkan dapat pulih kembali, dan proses pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih efektif.

Share

Explore more

News

Bogor Darurat Pengangguran! Bupati Harus ‘Gercep’ Atasi Krisis Tenaga Kerja, Ini Solusinya!

EventBogor.com – Kabar tak sedap menerpa Kabupaten Bogor. Di tengah gemerlap pembangunan infrastruktur, bayang-bayang pengangguran masih menghantui, terutama di kalangan pemuda usia produktif....

Related Articles
News

Bogor Gempur Kemiskinan! Bupati Rudy Susmanto Genjot Koperasi Desa, Apa Rahasianya?

EventBogor.com – Cibinong, Kabupaten Bogor tengah berbenah diri. Di bawah komando Bupati...

News

Bogor Bersih Merata! Bupati Rudy Susmanto Gelar Rapat Kilat, Ada Apa?

EventBogor.com – Cibinong, Kabupaten Bogor. Suasana di Pendopo Bupati Bogor pada hari...

News

Bogor Darurat Pengangguran! Bupati Harus ‘Gercep’ Atasi Krisis Tenaga Kerja, Ini Solusinya!

EventBogor.com – Kabar tak sedap menerpa Kabupaten Bogor. Di tengah gemerlap pembangunan...

News

Gibran ‘Keroyok’ Stunting: Bogor Siap Turunkan Angka, Kader Posyandu Jadi Kunci!

EventBogor.com – Jakarta, gemuruh semangat membara di Ruang Auditorium Gedung Kementerian Kesehatan...