EventBogor.com – Dunia maya kembali bergejolak, kali ini dipicu oleh ulah Spotify yang dianggap ‘mengipasi’ api kebencian terhadap mega-bintang Taylor Swift. Perusahaan streaming musik raksasa ini ketahuan mempromosikan komentar bernada merendahkan tentang sang penyanyi, memicu kemarahan para Swifties—sebutan untuk penggemar setia Taylor—di seluruh dunia.
Bayangkan, Anda adalah seorang Swiftie yang bangga, lalu melihat idola Anda ‘dijatuhkan’ oleh platform yang Anda gunakan setiap hari. Tentu saja, rasa kesal tak terhindarkan. Itulah yang terjadi ketika Spotify mengunggah ulang video TikTok yang merayakan keberhasilan Olivia Rodrigo, namun dengan menyertakan komentar yang meremehkan prestasi Taylor Swift.
Kronologi: Dari TikTok ke Amukan Swifties
Semua bermula dari video TikTok yang ‘menikmati’ keberhasilan Olivia Rodrigo. Pembuat video tersebut—yang identitasnya tidak diungkapkan—menggunakan momen tersebut untuk menyindir Taylor Swift. Komentar bernada ejekan dan perbandingan yang merendahkan terlontar, mengisyaratkan bahwa Swift akan merasa ‘kesal’ dengan pencapaian Rodrigo. Spotify, alih-alih bersikap netral, justru mengunggah ulang video tersebut.
Sontak, badai pun datang. Swifties, yang dikenal sangat vokal dalam membela idola mereka, langsung bereaksi keras. Media sosial dipenuhi dengan kritik pedas terhadap Spotify. Mereka menuntut permintaan maaf dan penarikan unggahan tersebut. Bagi Swifties, ini bukan sekadar masalah ‘suka atau tidak suka’ terhadap musik. Ini adalah serangan terhadap sosok yang mereka hormati dan cintai.