Eventbogor.com – Setelah merayakan kemenangan di Idul Fitri, umat Islam di tahun 2026 kembali memiliki kesempatan untuk memperbanyak amal ibadah di bulan Syawal yang jatuh pada Mei.
Meskipun secara kalender Masehi bulan Syawal masuk ke bulan Mei, banyak yang masih menyebutnya sebagai puasa Syawal April karena keterkaitannya langsung dengan Idul Fitri yang jatuh di akhir Ramadan, sekitar akhir April 2026.
Puasa sunnah enam hari di bulan Syawal menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan, bukan hanya karena ganjaran yang besar, tapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat bisa menyelesaikan ibadah puasa Ramadan.
Seperti yang diriwayatkan dalam hadis sahih Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berpuasa Ramadan lalu dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah dia berpuasa sepanjang tahun penuh.
Ini bukan sekadar pahala biasa, tapi janji langsung dari Nabi yang membuat puasa ini begitu istimewa di mata banyak muslim.
Tak heran jika banyak yang bersemangat mencatat jadwalnya jauh-jauh hari agar tak ketinggalan.
Secara teknis, puasa Syawal bisa dilakukan kapan saja selama bulan Syawal, baik berturut-turut maupun terpisah.
Tapi menurut pendapat yang dikuatkan oleh Imam al-Nawawi dalam kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab, lebih utama jika dilakukan secara berurutan di awal bulan.
Meskipun tidak wajib, melakukannya di awal Syawal dianggap lebih optimal karena menunjukkan semangat dan keseriusan dalam mengejar pahala.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menegaskan bahwa tidak ada larangan untuk menunda atau memisahkan pelaksanaannya, selama masih dalam bulan Syawal.