EventBogor.com – Jakarta, NTT DATA, raksasa teknologi global, mengambil langkah strategis dengan mendirikan perusahaan AI baru bernama AIVista di jantung Silicon Valley. Langkah ini bukan hanya sekadar ekspansi, melainkan sebuah pernyataan tegas untuk mempercepat adopsi AI-native di seluruh lini bisnis mereka. Keputusan ini datang di tengah gelombang transformasi digital yang semakin didorong oleh kecerdasan buatan, menunjukkan komitmen NTT DATA untuk menjadi pemain utama dalam revolusi AI.
Mengapa ini penting? Di era di mana AI menjadi tulang punggung inovasi, keputusan NTT DATA ini memiliki implikasi besar. Perusahaan yang mampu mengintegrasikan AI secara mendalam ke dalam model bisnis mereka akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. AIVista akan menjadi kendaraan NTT DATA untuk mengembangkan dan menawarkan solusi AI-native yang relevan bagi klien global, sebuah langkah yang krusial di pasar yang semakin kompetitif.
Pengangkatan Dr. Bratin Saha sebagai Chief Executive Officer (CEO) AIVista adalah kunci dari strategi ini. Saha, dengan rekam jejak yang mengesankan di industri teknologi, membawa pengalaman yang tak ternilai untuk memimpin AIVista. Penunjukan ini bukan hanya soal personalia, tetapi juga tentang visi dan kapabilitas yang akan mendorong inovasi AI di NTT DATA.
Dr. Bratin Saha: Arsitek di Balik Revolusi AI NTT DATA
Dr. Bratin Saha, dengan pengalaman luas dan rekam jejak yang gemilang di berbagai perusahaan teknologi terkemuka, adalah sosok yang tepat untuk memimpin AIVista. Sebelum bergabung dengan NTT DATA, Saha telah mengukir prestasi gemilang di NVIDIA, Amazon Web Services (AWS), dan DigitalOcean. Pengalaman ini memberikan Saha pemahaman mendalam tentang bagaimana AI dapat diimplementasikan dan dikomersialisasikan secara efektif.