Di NVIDIA, Saha berperan penting dalam pengembangan infrastruktur perangkat lunak yang mendukung komputasi berkinerja tinggi dan platform AI. Pengalaman ini sangat relevan mengingat fokus AIVista pada solusi AI-native yang membutuhkan infrastruktur yang kuat. Di AWS, Saha memimpin pembentukan salah satu lini bisnis dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah perusahaan, serta berkontribusi pada pengembangan produk AI bernilai miliaran dolar seperti Amazon SageMaker, Amazon Q, dan Amazon Bedrock. Hal ini menunjukkan kemampuan Saha dalam mengidentifikasi peluang pasar dan menghadirkan solusi yang inovatif.
Terakhir, di DigitalOcean, Saha bertanggung jawab atas strategi produk dan teknologi. Ia meluncurkan beberapa produk AI yang secara signifikan meningkatkan kecepatan dan kualitas produk, serta berkontribusi pada peningkatan kapitalisasi pasar. Semua pengalaman ini membuat Saha menjadi pilihan yang sangat tepat untuk memimpin AIVista.
Membangun Masa Depan AI-Native: Visi dan Strategi AIVista
Dengan berdirinya AIVista, NTT DATA bertujuan untuk mempercepat komersialisasi teknologi AI canggih dan membangun portofolio layanan bisnis yang menjadikan AI sebagai inti bisnis (AI-native) berskala global. Perpaduan antara konsultasi dan rekayasa NTT DATA, teknologi AI terdepan, serta talenta kelas dunia dari Silicon Valley diharapkan dapat mendorong pengembangan bisnis AI-native serta layanan AI yang paling relevan bagi klien.
Visi ini sejalan dengan pernyataan Yutaka Sasaki, Presiden & CEO Grup NTT DATA, yang menekankan pentingnya komersialisasi teknologi AI canggih dalam mendorong transformasi model pertumbuhan perusahaan. Saha sendiri menyatakan antusiasmenya untuk bergabung dengan NTT DATA dan melihat potensi besar AI dalam mengubah lanskap bisnis. Ia menekankan bahwa dampak AI hanya akan terwujud ketika dipadukan dengan keahlian mendalam dalam penerapan teknologi yang andal dan terukur.