Tidak ketinggalan, Bapak Hendri De Keizer, salah satu Founder IMHJB, juga turut memberikan semangat. Beliau menyampaikan rasa bangganya terhadap keberlangsungan organisasi yang tetap solid dan konsisten menjalankan pesta demokrasi. Bapak Hendri juga berharap agar IMHJB semakin baik dan mampu menghasilkan keputusan yang terbaik dalam memilih ketua umum. Hal ini menunjukkan bahwa Mubes bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga momen penting untuk mengukuhkan komitmen dan mempererat tali persaudaraan.
Laporan Pertanggungjawaban dan Visi Misi Calon Ketua
Salah satu agenda penting dalam Mubes adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari kepengurusan IMHJB periode 2022-2025. Dalam suasana yang kondusif, LPJ tersebut diterima dengan baik oleh seluruh peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kepengurusan sebelumnya telah menjalankan tugasnya dengan baik, transparan, dan bertanggung jawab. Penerimaan LPJ tanpa adanya interupsi atau penolakan menjadi bukti nyata kepercayaan anggota terhadap kinerja pengurus.
Setelah LPJ, acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan visi dan misi dari dua calon Ketua Umum IMHJB. Kedua calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan program kerja dan strategi mereka dalam memajukan organisasi. Sesi ini sangat penting karena para anggota dapat mengetahui lebih dalam mengenai rencana kerja yang akan dijalankan oleh masing-masing calon. Tanya jawab interaktif dari perwakilan paguyuban kota/kabupaten menunjukkan antusiasme dan komitmen bersama dalam memilih pemimpin terbaik.
Pesta Demokrasi dan Hasil Akhir
Proses pemilihan Ketua Umum IMHJB berlangsung secara demokratis. Sebanyak 21 hak suara dari paguyuban kota/kabupaten se-Jawa Barat digunakan dalam pemilihan tersebut. Sebanyak 18 paguyuban hadir dan menggunakan hak pilihnya, sementara 3 paguyuban berhalangan hadir. Proses pemungutan suara berjalan dengan adil dan transparan, memastikan setiap anggota memiliki kesempatan yang sama untuk memilih pemimpin yang mereka percaya.