Pasar Petani Garuda: Lebih dari Sekadar Tempat Berjualan
Pasar Petani Garuda bukan hanya sekadar tempat bertemunya penjual dan pembeli. Pasar ini diharapkan menjadi pusat kegiatan yang dinamis, mulai dari penjualan produk pertanian hingga kegiatan komunitas. Pekan ini, Pasar Petani Garuda mulai membuka pintunya bagi para petani untuk menjajakan produk unggulan mereka, mulai dari tanaman hias yang memukau hingga buah-buahan segar. Ini adalah kesempatan emas bagi para petani lokal untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada konsumen, sekaligus memberikan pilihan menarik bagi masyarakat Bogor.
Eko memprediksi bahwa pasar akan siap menerima kunjungan masyarakat secara penuh pada pekan depan. Ini termasuk saat kegiatan Car Free Day, yang akan semakin meramaikan suasana. Bayangkan, sambil menikmati suasana Car Free Day, Anda bisa sekaligus berbelanja tanaman hias atau buah-buahan segar untuk mempercantik rumah atau sebagai hadiah bagi orang tersayang.
Target Rampung & Lokasi Strategis
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, telah menetapkan target penyelesaian Pasar Petani Garuda pada Desember 2025. Lokasi pasar ini juga sangat strategis, yaitu di sebelah Kantor Public Safety Center (PSC) 119. Ini tentu akan memudahkan akses bagi masyarakat dan memastikan keamanan pengunjung. Kehadiran pasar ini juga diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi bagi para petani lokal di Kabupaten Bogor.
Pasar Petani Garuda dibangun dengan luas lahan sekitar 2 hektare. Fasilitas yang tersedia juga sangat memadai, termasuk greenhouse untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan panggung untuk berbagai acara yang berkaitan dengan pertanian. Dengan fasilitas yang lengkap dan lokasi yang strategis, Pasar Petani Garuda diharapkan dapat menjadi destinasi wisata belanja yang menarik bagi masyarakat Bogor, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.