Home News Awas! Harga Telur & Daging Sapi Meroket Jelang Imlek & Ramadan 2026 di Jakarta
News

Awas! Harga Telur & Daging Sapi Meroket Jelang Imlek & Ramadan 2026 di Jakarta

Share
Share

EventBogor.com – Kabar tak sedap datang dari ibu kota. Menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan tahun 2026, dompet warga Jakarta tampaknya harus lebih bersabar. Harga sejumlah bahan pangan pokok, mulai dari telur ayam hingga daging sapi, dilaporkan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan harga ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat kedua perayaan besar tersebut identik dengan peningkatan konsumsi pangan.

Kenaikan yang Bikin Was-Was

Laporan dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyebutkan bahwa telur ayam mengalami lonjakan harga sebesar 7,50 persen. Sementara itu, harga daging sapi dan daging kerbau juga ikut merangkak naik, meskipun dengan persentase yang lebih rendah, yaitu 3,75 persen. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengungkapkan bahwa peningkatan kebutuhan pangan menjadi pemicu utama kenaikan harga ini. Tak hanya itu, bawang putih pun turut menyumbang daftar komoditas yang harganya naik, tercatat sebesar 3,57 persen.

Bayangkan Anda sedang berbelanja di pasar menjelang Imlek atau Ramadan. Biasanya, rak-rak dipenuhi berbagai kebutuhan pokok. Namun, kali ini, harga-harga di label barang tampak berbeda. Anda harus berpikir dua kali sebelum memasukkan telur atau daging sapi ke dalam keranjang belanja. Mungkin Anda akan mencari alternatif lain, atau terpaksa mengurangi porsi konsumsi demi menjaga anggaran tetap terkendali. Itulah realita yang mungkin akan dihadapi warga Jakarta dalam waktu dekat.

BACA JUGA :  Parade Budaya Bojonggede: Ketika Tradisi Merayakan Kebersamaan di Tengah Modernisasi

Mengapa Ini Penting Sekarang?

Kenaikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan bukanlah hal baru. Namun, dampaknya tetap terasa signifikan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kebutuhan pangan adalah kebutuhan dasar. Ketika harga naik, daya beli masyarakat menurun, dan kualitas hidup bisa terpengaruh. Kenaikan harga juga berpotensi memicu inflasi, yang pada akhirnya akan berdampak pada perekonomian secara keseluruhan.

Share
Written by
Haidar Ali Asgari

Nggak banyak gaya, yang penting banyak cerita Lagi suka explore tempat baru + dengerin lagu lama Biar hidup ada soundtrack-nya

Explore more

Lifestyle

Contoh Susunan Acara dan Teks MC Halal Bihalal Sekolah 2026 yang Khidmat dan Menarik

Jujur, momen Lebaran di sekolah rasanya nggak lengkap kalau nggak ada halal bihalal. Ini bukan cuma soal saling maaf-maafan, tapi juga ajang mempererat...

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Penebaran 10 Ribu Benih Ikan di Sungai Cikalong, Langkah Nyata Pemulihan Ekosistem Pasca-Pencemaran

    Hallobogor.com, JASINGA – Suasana di sekitar aliran sungai yang membelah Desa Kalong...

    News

    Dua Benda Diduga Granat Ditemukan di Kebun Cigudeg, Warga Heboh

    Hallobogor.com, CIGUDEG – Warga Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, sontak dibuat geger setelah...

    News

    Dua Benda Diduga Granat Ditemukan di Kebun Cigudeg Bogor, Warga Heboh

    Hallobogor.com, CIGUDEG – Warga Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, dibuat heboh setelah dua...

    News

    Danantara Pacu Integrasi Digital BUMN untuk Tekan Biaya dan Dorong Inovasi Nasional

    HALLOBOGOR.COM – Transformasi digital di tubuh BUMN kini berada di ujung penentuan:...