Latar belakang Shakespeare yang sederhana dan kurangnya pendidikan formal menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana ia bisa menghasilkan karya-karya sastra yang begitu brilian. Buku Coslet berusaha menjawab pertanyaan ini dengan menawarkan perspektif baru tentang identitas penulis drama yang sebenarnya.
Dalam kesimpulannya, buku “The Real Shakespeare” menawarkan perspektif baru yang menarik tentang identitas penulis drama terkenal, William Shakespeare. Klaim bahwa Shakespeare adalah seorang wanita Yahudi kulit hitam bernama Emilia Bassano tentu saja kontroversial, namun klaim ini juga mendorong kita untuk mempertanyakan narasi sejarah yang mapan dan mempertimbangkan kembali konteks sosial dan budaya di mana karya-karya Shakespeare lahir.