EventBogor.com – Kabar gembira datang dari Bumi Tegar Beriman! Pemerintah Kabupaten Bogor berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 dalam ajang Mandaya Awards 2025. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas keberhasilan program Samisade (Satu Miliar Satu Desa), sebuah inisiatif revolusioner yang mengubah wajah desa-desa di Kabupaten Bogor menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto. Acara yang berlangsung di Ballroom Plaza Jamsostek ini menjadi saksi bisu atas dedikasi dan komitmen Pemkab Bogor dalam membangun dan memberdayakan masyarakat melalui pendekatan yang inovatif dan partisipatif.
Lantas, apa sebenarnya yang membuat program Samisade begitu istimewa? Mengapa program ini mampu mengantarkan Kabupaten Bogor meraih predikat juara di tingkat nasional? Mari kita bedah lebih dalam.
Samisade: Kunci Sukses Pemberdayaan Masyarakat Desa
Program Samisade bukanlah sekadar proyek pembangunan infrastruktur biasa. Lebih dari itu, Samisade adalah sebuah filosofi pembangunan yang berakar pada pemberdayaan masyarakat desa. Melalui program ini, pemerintah daerah memberikan bantuan keuangan khusus untuk pembangunan infrastruktur di desa, yang dikelola dan dikerjakan langsung oleh masyarakat setempat, tanpa melibatkan pihak ketiga.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa Samisade adalah wujud nyata komitmen Pemkab Bogor dalam membangun dari desa. “Melalui Samisade, pemberdayaan dimulai dari desa. Bantuan keuangan khusus infrastruktur diberikan langsung ke desa, dikerjakan oleh masyarakat tanpa pihak ketiga. Dengan cara ini, masyarakat tidak hanya menikmati hasilnya, tetapi juga berdaya secara ekonomi,” ungkapnya. Ini berarti, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi aktor utama dalam pembangunan di wilayahnya.
Pendekatan ini memiliki dampak yang luar biasa. Selain menciptakan infrastruktur yang dibutuhkan, Samisade juga menggerakkan roda ekonomi lokal. Dana miliaran rupiah yang berputar di desa setiap tahunnya menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menghidupkan kembali sektor-sektor ekonomi yang sebelumnya mungkin terabaikan. Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan yang berpusat pada masyarakat adalah kunci untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan.
Lebih dari Sekadar Infrastruktur: Kisah Sukses Unian Tetap (Untap)
Keberhasilan Kabupaten Bogor dalam pemberdayaan masyarakat tidak hanya tercermin pada program Samisade. Sekda Kabupaten Bogor juga mencontohkan program Unian Tetap (Untap) sebagai contoh konkret bagaimana pemberdayaan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Program Untap, yang dibangun untuk merespons bencana tanah longsor pada tahun 2000, berhasil membangun lebih dari 4.600 rumah bagi warga yang terdampak.
Yang menarik, pembangunan rumah-rumah tersebut dilakukan oleh kelompok masyarakat (Pokmas), melibatkan warga secara langsung dalam prosesnya. Hal ini tidak hanya menyelesaikan persoalan perumahan, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor ekonomi lainnya. Masyarakat terlibat aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek, sehingga menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan.
Program Untap adalah bukti nyata bahwa pendekatan pemberdayaan masyarakat tidak hanya efektif dalam mengatasi masalah sosial, tetapi juga mampu membangun kembali kehidupan masyarakat yang lebih baik. Ini menunjukkan bahwa Pemkab Bogor memiliki visi yang jelas dalam membangun daerahnya, yaitu membangun dengan melibatkan dan memberdayakan masyarakat.
Bogor Berjaya di Mandaya Awards 2025: Apresiasi untuk Semua Pihak
Prestasi yang diraih oleh Kabupaten Bogor di Mandaya Awards 2025 adalah hasil kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak. Selain Pemkab Bogor yang meraih Juara 1, sejumlah tokoh dan badan usaha di Kabupaten Bogor juga turut mendapat penghargaan. PDAM Tirta Kahuripan meraih Juara Harapan 1 kategori Badan Usaha, Nurfalah Zahir meraih Juara 2 kategori Lifetime Contribution, dan Rocky Bayu meraih Juara 3 kategori Lifetime Contribution.
Mandaya Awards sendiri merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, badan usaha, dan individu yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam pemberdayaan masyarakat serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun Indonesia yang lebih baik.
Kemenangan ini menjadi motivasi bagi Kabupaten Bogor untuk terus berinovasi dan berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kabupaten Bogor siap melangkah maju menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.