Home News Jalan Ditutup, Pedagang Bogor Merana: Omzet Anjlok, Karyawan Diliburkan
News

Jalan Ditutup, Pedagang Bogor Merana: Omzet Anjlok, Karyawan Diliburkan

Share
Share

EventBogor.com – Retaknya jalan di Saleh Danasasmita, Batutulis, Bogor, kembali membawa kabar pilu. Penutupan jalan yang terjadi sejak akhir Januari 2026 ini bukan hanya menghambat lalu lintas, tetapi juga memukul telak perekonomian para pedagang di sekitarnya. Bayangkan, dagangan yang sudah mulai menggeliat setelah sempat terpuruk kini kembali lesu, seolah mimpi buruk datang dua kali.

Setengah Omzet Hilang: Mimpi Buruk Datang Lagi

Bagi Asep (51), pedagang kerangka bangunan, penutupan jalan ini bagaikan pukulan telak. Setelah sempat merasakan angin segar ketika jalan dibuka kembali pada Agustus 2025, kini omzetnya terjun bebas hampir 50 persen. Pelanggan setia yang biasa mampir kini tak bisa lagi mengakses tokonya. Asep hanya bisa pasrah mengandalkan pesanan via telepon atau aplikasi pesan singkat. Sebuah ironi, bukan? Padahal, toko Asep sangat bergantung pada lalu lintas kendaraan yang melintas di jalur strategis ini.

“Sejak jalan ditutup, kendaraan motor dan mobil tidak bisa lewat. Penjualan turun hampir 50 persen, padahal baru beberapa hari ditutup,” keluh Asep, menggambarkan betapa cepatnya dampak buruk ini terasa. Kondisi ini memaksa Asep untuk meliburkan karyawannya, sebuah keputusan pahit yang harus diambil demi menekan kerugian.

Dampak Domino: Pedagang Buah Ikut Kena Getahnya

Tidak hanya Asep, Indra (39), pedagang buah di sekitar lokasi, juga merasakan dampak serupa. Penutupan jalan membuat lapaknya sepi pembeli. Arus kendaraan dan pejalan kaki nyaris berhenti total, mengeringkan sumber pendapatannya. “Kalau jalannya ditutup, otomatis tidak ada orang yang lewat,” kata Indra, menggambarkan situasi yang memilukan. Ia menambahkan, beberapa pedagang bahkan memilih menutup sementara usahanya, sebuah pilihan sulit yang diambil demi bertahan di tengah krisis.

BACA JUGA :  Parkir RSUD Cibinong Jadi Sorotan: Pungli atau Kebocoran Dana Daerah?

Kenapa Ini Penting Sekarang?

Penutupan jalan ini terjadi menjelang bulan Ramadan, momen yang biasanya menjadi berkah bagi para pedagang. Kebutuhan meningkat, harapan tinggi, namun jalan yang tertutup justru menghadirkan keputusasaan. Ini bukan hanya soal kerugian finansial, tetapi juga tentang harapan yang pupus. Bayangkan, para pedagang ini sudah berjuang keras bangkit dari keterpurukan sebelumnya, kini mereka harus kembali menghadapi tantangan berat.

Share

Explore more

Lifestyle

Contoh Susunan Acara dan Teks MC Halal Bihalal Sekolah 2026 yang Khidmat dan Menarik

Jujur, momen Lebaran di sekolah rasanya nggak lengkap kalau nggak ada halal bihalal. Ini bukan cuma soal saling maaf-maafan, tapi juga ajang mempererat...

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Penebaran 10 Ribu Benih Ikan di Sungai Cikalong, Langkah Nyata Pemulihan Ekosistem Pasca-Pencemaran

    Hallobogor.com, JASINGA – Suasana di sekitar aliran sungai yang membelah Desa Kalong...

    News

    Dua Benda Diduga Granat Ditemukan di Kebun Cigudeg, Warga Heboh

    Hallobogor.com, CIGUDEG – Warga Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, sontak dibuat geger setelah...

    News

    Dua Benda Diduga Granat Ditemukan di Kebun Cigudeg Bogor, Warga Heboh

    Hallobogor.com, CIGUDEG – Warga Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, dibuat heboh setelah dua...

    News

    Danantara Pacu Integrasi Digital BUMN untuk Tekan Biaya dan Dorong Inovasi Nasional

    HALLOBOGOR.COM – Transformasi digital di tubuh BUMN kini berada di ujung penentuan:...