EventBogor.com – Kabar baik datang dari Parung, Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat untuk mewujudkan pembangunan Jembatan Leuwiranji yang krusial. Jembatan yang menghubungkan Desa Sukamulya dan Desa Jampang ini diharapkan sudah bisa dinikmati di awal tahun 2026. Sebuah solusi vital bagi warga, sekaligus tantangan yang harus dituntaskan.
Bayangkan, Anda adalah warga yang sehari-hari melintasi jembatan tersebut. Setiap kali truk besar lewat, jantung berdebar. Jembatan tua itu, yang dibangun dengan niat baik, kini sudah renta. Usianya tak lagi sanggup menahan beban kendaraan berat, mengancam keselamatan dan kelancaran aktivitas.
Kenapa Ini Penting? Keselamatan dan Akses Ekonomi Jadi Taruhan
Jembatan Leuwiranji bukan sekadar jembatan. Ia adalah urat nadi perekonomian, penghubung antar desa, dan cerminan komitmen pemerintah terhadap warganya. Kondisi jembatan yang memprihatinkan memaksa pemerintah bertindak. Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, bahkan turun langsung meninjau kondisi jembatan bulan lalu, menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah ini.
Jaro Ade mengungkapkan, Bupati Bogor bersama jajaran sudah menggelar rapat koordinasi untuk membahas pembangunan jembatan yang sempat terkendala persoalan lahan. Hal ini menjadi krusial mengingat jembatan harus selesai dibangun di awal tahun 2026.